kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Prudential Optimistis Lini Asuransi Kesehatan Masih Berpotensi Tumbuh pada 2026


Minggu, 12 April 2026 / 08:19 WIB
Prudential Optimistis Lini Asuransi Kesehatan Masih Berpotensi Tumbuh pada 2026
ILUSTRASI. Melalui PRUIncome Guard, Prudential Indonesia Menjawab Kebutuhan Masyarakat akan Perlindungan yang F (Dok/PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia))


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) optimistis bisnis lini asuransi kesehatan masih berpotensi tumbuh tahun ini. Chief Health Officer Prudential Indonesia Yosie William Iroth mengatakan optimisme itu muncul karena melihat masih banyaknya peluang yang bisa dimanfaatkan.

Yosie menerangkan pascapandemi Covid-19, kesadaran masyarakat terhadap asuransi kesehatan meningkat yang diakibatkan oleh pengalaman selama pandemi, sehingga akhirnya mendorong masyarakat mencari perlindungan finansial dan akses layanan kesehatan. 

Oleh karena itu, dia melihat adanya peluang untuk meningkatkan penetrasi pasar dan memberikan solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya perlindungan kesehatan. 

Baca Juga: Ini Tantangan Industri Asuransi Dalam Menyediakan Proteksi untuk Kendaraan Listrik

"Kondisi itu yang menumbuhkan optimisme kami bahwa asuransi kesehatan masih berpeluang untuk tumbuh," katanya kepada Kontan, Sabtu (11/4).

Untuk menghadapi 2026, Yosie mengatakan pihaknya berkomitmen untuk tetap melanjutkan strategi-strategi perusahaan menjadi mitra dan pelindung tepercaya bagi generasi saat ini dan generasi mendatang. Dia bilang upaya itu dilakukan melalui solusi keuangan dan kesehatan yang mudah diakses dan terjangkau, serta berorientasi pada nasabah.

Berdasarkan laporan keuangan, Prudential mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 3,68 triliun per Februari 2026. Adapun klaim atau manfaat yang dibayarkan mencapai Rp 1,27 triliun.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) yang optimistis kinerja lini asuransi kesehatan tetap positif dan berkelanjutan pada 2026. Direktur Eksekutif AAJI Emira Oepangat mengatakan optimisme itu terlihat dari data kinerja asuransi kesehatan dalam tiga tahun terakhir. 

Dia menyebut premi asuransi kesehatan tradisional tumbuh rata-rata sekitar 20,6% per tahun. Per November 2025, kontribusinya telah mencapai 18,82% dari total premi asuransi jiwa. 

"Hal tersebut menunjukkan bahwa asuransi kesehatan makin menjadi instrumen utama masyarakat dalam mengelola risiko kesehatan," ungkapnya kepada Kontan.

Baca Juga: Rasio Dividen OCBC NISP Turun, Ini Jadwal Lengkap dan Potensi Yield

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU

[X]
×