kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.308   -65,86   -1,03%
  • KOMPAS100 825   -10,79   -1,29%
  • LQ45 627   -7,08   -1,12%
  • ISSI 218   -1,88   -0,86%
  • IDX30 350   -3,96   -1,12%
  • IDXHIDIV20 426   -3,39   -0,79%
  • IDX80 94   -1,19   -1,25%
  • IDXV30 118   -0,76   -0,65%
  • IDXQ30 111   -1,07   -0,96%

Rasio Klaim Penjaminan Membaik, Asippindo Ungkap Faktor Pendorongnya


Kamis, 13 Agustus 2026 / 10:01 WIB
Rasio Klaim Penjaminan Membaik, Asippindo Ungkap Faktor Pendorongnya
ILUSTRASI. Kinerja industri penjaminan menunjukkan perbaikan. Hal ini tercermin dari rasio klaim penjaminan konvensional yang kembali berada di bawah 100%  (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri penjaminan menunjukkan perbaikan pada pertengahan 2026. Hal ini tercermin dari rasio klaim penjaminan konvensional yang kembali berada di bawah 100% pada Juni 2026, setelah dalam dua bulan sebelumnya masih mencatatkan level di atas 100%.

Berdasarkan data statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio klaim penjaminan konvensional tercatat sebesar 96,01% per Juni 2026. Angka tersebut membaik dibandingkan posisi April dan Mei 2026 yang masing-masing mencapai 103,31% dan 100,47%.

Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) menilai penurunan rasio klaim tersebut tidak terlepas dari sejumlah perkembangan positif dalam industri penjaminan.

Sekretaris Jenderal Asippindo Agus Supriadi mengatakan, perbaikan rasio klaim antara lain didorong oleh penurunan pengajuan klaim, peningkatan pendapatan imbal jasa penjaminan, serta membaiknya kualitas pembiayaan.

"Selain itu, dipengaruhi juga penguatan underwriting dan monitoring risiko," ujarnya kepada Kontan, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: Investor Saham Tembus 10 Juta, Sekuritas Kini Kejar Nasabah Aktif

Agus melihat tren penurunan rasio klaim masih berpotensi berlanjut. Namun, peluang tersebut sangat bergantung pada kondisi perekonomian dan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga.

Menurut dia, rasio klaim yang ideal bagi industri penjaminan berada di kisaran 70%-80%. Selain itu, rasio tersebut diharapkan dapat dijaga secara konsisten agar tidak melampaui 100%.

Untuk menjaga rasio klaim tetap terkendali, industri penjaminan perlu memperkuat sejumlah aspek dalam pengelolaan risiko. Agus menyebut penguatan underwriting dan credit scoring menjadi salah satu langkah penting yang perlu dilakukan.

Selain itu, perusahaan penjaminan perlu menerapkan tarif berdasarkan tingkat risiko, meningkatkan monitoring terhadap portofolio, serta memperkuat mekanisme penjaminan ulang.

"Ditambah, mengoptimalkan subrogasi, serta mengevaluasi kerja sama dan pembagian risiko dengan mitra," ucap Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×