kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Redam Konflik Sosial, Nagari Sikabu-Kabu Bangun Coffee Shop di Tengah Hutan Pinus


Jumat, 23 Februari 2024 / 19:16 WIB
Redam Konflik Sosial, Nagari Sikabu-Kabu Bangun Coffee Shop di Tengah Hutan Pinus
ILUSTRASI. Biji kopi siap sangrai di desa Sidomulyo, Jember, Jawa Timur. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ridwal Prima Gozal

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) meraih prestasi juara harapan I dalam ajang Nugraha Karya Desa BRILiaN yang diinisiasi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan program Desa BRILiaN bertujuan untuk mewujudkan ketahanan ekonomi melalui pemberdayaan potensi desa di Indonesia.

"Yakni dengan empat kriteria nilai utama yaitu BUMDes aktif, digitalisasi, kerberlanjutan (sustainability) dan inovasi," ujar Hendy kepada Kontan, Senin (29/1).

Bank BRI melalui Desa BRILiaN melakukan pemberdayaan UMKM dan mendorong potensi desa yang ada. Manfaat besar lainnya dari program Desa BRILiaN yakni literasi dan inklusi keuangan.

Baca Juga: Sebanyak 3.178 Desa Ikuti Program Desa BRILiaN Hingga Tahun 2023

Nagari yang merupakan sebutan untuk desa di Sumbar tersebut berhasil menjadi desa berdaya dengan memaksimalkan ragam potensi yang dimiliki, mulai dari alam, ekonomi, budaya, hingga pariwisata.

Lewat upaya itu, Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang mendapatkan hadiah untuk bantuan sarana prasarana dengan total mencapai Rp 300 juta.

Prestasi itu tak terlepas dari pengoptimalan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) sebagai tulang punggung perekonomian desa.

Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang memiliki BUMNag Tanah Surga Sitapa Surga Sitapa untuk memajukan perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Salah satu unit usaha yang dikelola BUMNag itu adalah Folka Space, yakni coffee shop di tengah hutan pinus.

Wali Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang Nofrizal menyebut Folka Space didirikan sebagai salah satu cara untuk mengatasi konflik sosial serta penebangan hutan pinus oleh warga Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang.

Kata dia, warganya yang menjadi perantau di berbagai daerah pulang ke kampung halaman lantaran dirumahkan. Keterbatasan finansial memaksa warga nagari menebang hutan pinus secara massif. Konflik horizontal pun tak terelakkan.

"Kami akhirnya mendirikan Folka Space di tengah hutan pinus tersebut. Folka Space didirikan mulanya sebagai pendekatan untuk membangun rasa memiliki warga terhadap SDA pinus," ujar Nofrizal.

Adapun dalam pemberdayaan itu peran warga dilibatkan untuk menjadi pekerja untuk UMKM yang kini menjadi andalan di desa tersebut. Yang akhirnya dapat meredakan konflik sosial dan menyelamatkan hutan pinus.

Sebagai informasi, hingga tahun 2023, jumlah desa yang mengikuti program Desa BRILiaN mencapai 3.178 desa.

Masyarakat diperkenalkan platform pemberdayaan digital Link UMKM, dimana pelaku UMKM dapat melakukan self-assessment scoring untuk mengetahui level usaha serta memperoleh rekomendasi pelatihan yang sesuai.

Selain itu, mereka juga diedukasi produk-produk simpanan, pembiayaan hingga layanan perbankan lainnya.

Pendaftaran Desa BRILiaN tahun 2024 dimulai pada Februari. Bagi peserta yang berminat untuk mengikuti program ini dapat menghubungi Mantri BRI di kantor BRI unit terdekat.

Baca Juga: Stroberi Kasir, Aplikasi Buatan BRI untuk Membantu Pembukuan Pengusaha Cilik

Setiap tahunnya BRI menargetkan 1.000 desa dapat mengikuti program Desa BRILiaN. Total hadiah program Desa BRILiaN 2023 adalah bantuan sarana prasarana dengan total mencapai Rp 4,35 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×