kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Reliance dikabarkan jadi standby buyer rights issue, bos Bank Banten angkat bicara


Jumat, 08 Oktober 2021 / 14:50 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller menghitung uang pecahan rupiah di kantor cabang Bank Banten Jakarta, Rabu (6/10). KONTAN/Carolus Agus Waluyo/06/10/2021.


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Banten  telah menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp 77 per saham. Bank berkode saham BEKS ini akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 23,39 miliar saham baru seri C dengan nominal Rp 50 per saham.

Dengan penetapan harga rights issue tersebut, bank pembangunan daerah (BPD) itu berpotensi  maka total dana yang berpotensi meraup Rp 1,8 triliun  jika semua pemegang saham mengeksekusi hak mereka.

Terbetik kabar, ada pembeli siaga atau standby buyer dalam rights issue tersebut. Salah satunya konsorsium Reliance Group.

Terkait hal ini Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pertemuan secara intensif dan berkembang secara positif. 

“Mereka sangat serius, Saat ini masih dalam pengkajian oleh Reliance Group terutama dalam hal penentuan waktu yang tepat,” kata Agus, dalam keterangan yang diterima Kontan.co.id, Jumat (8/10). 

Dana rights issue akan digunakan untuk melakukan akselerasi bisnis BEKS. Seluruh dana untuk ekspansi bisnis. Sebanyak 65% untuk penyaluran kredit sekitar penguatan struktur keuangan perseroan sekitar 35%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×