kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.044   84,00   0,47%
  • IDX 5.196   -667,92   -11,39%
  • KOMPAS100 660   -101,64   -13,35%
  • LQ45 511   -79,37   -13,45%
  • ISSI 180   -21,70   -10,77%
  • IDX30 285   -43,59   -13,26%
  • IDXHIDIV20 368   -55,29   -13,08%
  • IDX80 76   -11,65   -13,35%
  • IDXV30 102   -13,58   -11,73%
  • IDXQ30 93   -14,53   -13,45%

Saham Big Banks Berguguran, IHSG Anjlok 10,76% Setelah Pengumuman MSCI


Jumat, 16 Oktober 2026 / 14:30 WIB
Saham Big Banks Berguguran, IHSG Anjlok 10,76% Setelah Pengumuman MSCI
ILUSTRASI. Saham big banks BBCA, BMRI, BBNI, dan BBRI melemah tajam saat IHSG anjlok 10,76% menyusul pengumuman MSCI. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham-saham perbankan berkapitalisasi besar atau big banks mengalami tekanan jual signifikan pada perdagangan Jumat (16/10/2026). Pelemahan ini terjadi di tengah kekhawatiran investor menyusul pengumuman MSCI mengenai potensi perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Pada pukul 14.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau anjlok 10,76% ke level 5.233,00. Tekanan di pasar saham turut menyeret sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar ke zona merah.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat merosot 13,99% ke level Rp 5.225 per saham, dibandingkan harga pembukaan di Rp 5.825 per saham.

Sementara itu, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah 8,54% ke level Rp 3.640 per saham. Saham ini sebelumnya dibuka pada level Rp 3.390 per saham.

Tekanan juga terjadi pada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang turun 11,44% ke level Rp 3.030 per saham, dari harga pembukaan Rp 3.310 per saham.

Baca Juga: OJK Siapkan Kerangka Kebijakan Konsolidasi Perbankan, Penghapusan KBMI I Dikaji

Adapun saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terkoreksi 12,58% ke level Rp 2.700 per saham. Saham BBRI sempat dibuka pada level Rp 2.640 per saham.

MSCI Evaluasi Status Pasar Modal Indonesia

Pelemahan saham perbankan tersebut terjadi setelah MSCI mengumumkan potensi penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Rencana perubahan klasifikasi tersebut masih dalam tahap konsultasi dengan pelaku pasar. MSCI dijadwalkan mengumumkan keputusan final paling lambat pada 30 Juni 2027.

Dalam pengumumannya, MSCI menyoroti kekhawatiran berkelanjutan terkait aksesibilitas investasi dan tata kelola pasar saham Indonesia.

Pelaku pasar juga menyampaikan kekhawatiran serius mengenai kelayakan investasi di pasar saham Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×