kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Saham Big Banks Menghijau, BBRI Melaju Paling Kencang


Selasa, 01 September 2026 / 17:21 WIB
Saham Big Banks Menghijau, BBRI Melaju Paling Kencang
ILUSTRASI. Pada penutupan perdagangan Selasa (1/9/2026), saham-saham bank besar alias big banks kompak menghijau. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Aura Putri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada penutupan perdagangan Selasa (1/9/2026), saham-saham big banks kompak menghijau.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi jawara dengan melesat 4% ke level Rp 3.380 per saham. Dalam sepekan, saham BBRI telah mengakumulasi penguatan 6,29%.

Menyusul di belakangnya, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turut menghijau 2,13% menjadi Rp 4.320 per saham. Penguatan tersebut membawa BMRI mengantongi kenaikan 2,86% dalam sepekan.

Baca Juga: Laba BRI (BBRI) Tumbuh 8% Jadi Rp 30,87 Triliun pada Juli 2026

Tak mau ketinggalan, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ikut perkasa dengan naik 1,93% ke level Rp 6.600 per saham. Dalam sepekan, saham BBCA telah menguat 3,12%.

Sementara itu, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 0,26% ke level Rp 3.870 per saham. Dalam sepekan, saham BBNI naik 5,16%.

Dari sisi rekomendasi mengutip riset MNC Sekuritas, BBRI mendapat rekomendasi buy dengan target harga Rp 4.050 per saham.

Rekomendasi tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit BBRI yang masih solid, disertai pemulihan segmen mikro dan perbaikan kualitas aset. Hingga semester I 2026, kredit BBRI tumbuh 16,2% secara tahunan menjadi Rp 1.645,5 triliun, sementara laba bersih mencapai Rp 31 triliun atau tumbuh 17,5% yoy.

“Kami memperkirakan pertumbuhan PPOP, efisiensi yang membaik, dan permodalan yang solid akan menopang ketahanan laba, meski NIM masih tertekan dalam jangka pendek," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Selasa (1/9/2026).

Sementara itu, BBNI mendapat rekomendasi buy on weakness dengan area beli Rp 3.750-Rp 3.810 per saham.

Baca Juga: Saham Bank Himbara Tertekan, Namun Fundamental Masih Solid, Ini Rekomendasinya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×