kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Salurkan pembiayaan kepemilikan rumah, Bank BTN dinilai perlu suntikan modal


Selasa, 13 Juli 2021 / 21:08 WIB
ILUSTRASI. Sebuah alat berat berada di lokasi pembangunan perumahan di Tangerang, Selasa (15/6/2021). Salurkan pembiayaan kepemilikan rumah, Bank BTN dinilai perlu suntikan modal


Reporter: Amanda Christabel | Editor: Noverius Laoli

Ekonom CORE Piter Abdullah menjelaskan, BTN sebagai BUMN memiliki kewajiban untuk menjalankan program pemerintah. Salah satunya adalah program pembangunan sejuta rumah yang digagas Presiden Jokowi. Tentunya, Bank BTN perlu modal yang cukup kuat untuk menopang program tersebut.

“Pemerintah tidak bisa lepas tangan. Sehingga menjadi konsekuensi logis bagi pemerintah untuk mendukung permodalan BTN, melalui PMN. Demi optimalisasi program yang diamanatkan kepada BTN," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima KONTAN pada Selasa (13/7).

Kalangan pengusaha properti juga menyampaikan dukungannya. Ketua umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Paulus Toto Lusida berharap pemerintah memberikan proteksi terhadap sektor perumahan melalui pembebasan PPN dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Paulus bilang, sektor properti punya peran strategis. Selain berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional, sektor ini menyerap sedikitnya 30 juta tenaga kerja.

Selanjutnya: Usulan suntikan PMN untuk BNI dan BTN dinilai tidak tepat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×