kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

SAMIR Mencatat Kenaikan Pendanaan di Bulan Januari 2024


Selasa, 06 Februari 2024 / 19:17 WIB
SAMIR Mencatat Kenaikan Pendanaan di Bulan Januari 2024
ILUSTRASI. P2P Lending


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fintech peer to peer (P2P) lending PT Sahabat Mikro Fintek (SAMIR) mencatat kenaikan total pendanaan pada Januari 2024. Public and Government Relation SAMIR Balqis mengatakan pendanaan pada Januari 2024 meningkat 2%, jika dibandingkan posisi pada Desember 2023.

"Adapun pendanaan Desember 2023 sebesar Rp 58,47 miliar dan Januari 2024 sebesar Rp 59,40 miliar. Kami tetap mengevaluasi strategi pemasaran dan penyaluran dana untuk memastikan pertumbuhan pendanaan yang sehat," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (6/2).

Meski pendanaan meningkat, Balqis menerangkan terjadi penurunan sekitar 12% pada jumlah borrower pada Januari 2024, jika dibandingkan Desember 2023. Jumlah borrower Desember 2023 mencapai 47.600, sedangkan Januari 2024 sebanyak 41.985.

Baca Juga: Begini Strategi SAMIR untuk Tingkatkan Kinerja di Tahun 2024

Sementara itu, soal aturan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai penurunan bunga fintech lending atau pinjaman online (pinjol) yang berlaku pada 1 Januari 2024, Balqis menyampaikan implementasi aturan baru OJK tersebut sebagai suatu tantangan bagi perusahaan untuk dapat lebih menyusun kebijakan manajemen risiko yang lebih berkualitas.

Adapun dalam aturan baru OJK itu, batas maksimum bunga pinjaman untuk pendanaan konsumtif menjadi 0,3% per hari dan produktif sebesar 0,1% per hari.

Ke depannya, Balqis menyatakan SAMIR akan menyusun strategi yang lebih komprehensif, di antaranya strategi pemasaran, diversifikasi produk, berkolaborasi dengan berbagai penyedia layanan atau produk pada ekosistem keuangan, kebijakan manajemen risiko yang lebih tangguh, dan kesiapan untuk beradaptasi dengan perubahan regulasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×