kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.988.000   -4.000   -0,13%
  • USD/IDR 17.017   7,00   0,04%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Samuel Aset akan rilis produk baru di semester II


Selasa, 12 Juli 2016 / 19:28 WIB
Samuel Aset akan rilis produk baru di semester II


Reporter: Dina Farisah | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Berbagai cara ditempuh manajer investasi untuk membiakkan dana kelolaannya. Pun demikian PT Samuel Aset Manajemen yang berencana menerbitkan produk baru sebagai alternatif investasi investor sekaligus meningkatkan dana kelolaan.

Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen Agus Basuki Yanuar menuturkan, pada semester II-2016 ini, pihaknya telah memiliki rencana bisnis yang segera di wujudkan dalam waktu dekat.

Samuel ingin menerbitkan produk baru berupa reksadana indeks. Ini merupakan salah satu alternatif investasi bagi investor dengan karakteristik beta yang lebih tinggi. Selama ini, reksadana Samuel yang eksisting memiliki karakteristik alpha yang tinggi.

"Untuk tahap awal, kami tidak mematok target yang tinggi. Target dana kelolaan reksadana indeks hingga akhir tahun sebesar Rp 100 miliar," terang Agus, Senin (12/7).

Produk lain yang juga akan meluncur pada paruh kedua tahun ini adalah philanthropy fund (dana-dana untuk kegiatan sosial). Sebelumnya Samuel telah memiliki education fund berupa reksadana saham.

Nantinya, akan dibentuk dana untuk perumahan. Skemanya, lembaga atau yayasan menempatkan dana abadinya di reksadana ini untuk membiayai program-program mereka seperti pendidikan, membantu renovasi rumah atau membangun rumah untuk masyarakat tidak mampu.

Khusus untuk dana perumahan ini, Samuel akan membungkusnya dalam reksadana campuran agar lebih konservatif. Adapun target dana kelolaan philanthropy fund perumahan sebesar Rp 100 miliar hingga akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×