kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sebanyak 60% kartu ATM milik Bank BRI telah menggunakan chip


Jumat, 10 Januari 2020 / 14:56 WIB
ILUSTRASI. Nasabah bertransaksi melalui ATM slah satu bank pemerintah di Jakarta, Kamis (4/7). Sebanyak 60% kartu ATM milik Bank BRI telah menggunakan chip.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

BRI yakin bisa mengimplementasikan kartu chip secara penuh sesuai target BI. Handayani bilang, pihaknya terus menerus mendorong nasabah melakukan pergantian kartu dengan menawarkan berbagai manfaat lebih seperti program-program promosi.

“Dengan dukungan unit kerja BRI yang tersebar di seluruh Indonesia, kami juga melakukan upaya-upaya seperti penggantian kartu di instansi mitra, pembukaan booths di tempat keramaian. Hal-hal seperti ini sudah dilakukan sejak 2 tahun terakhir dan terbukti efektif untuk menampung minat masyarakat untuk melakukan penggantian,” jelas Handayani.

Baca Juga: Cegah skimming, BNI targetkan migrasi kartu debit chip bisa rampung 100% tahun ini

Tahun ini, BRI juga akan terus memacu pertumbuhan kartu debit. Bank pelat merah ini menargetkan penambahan kartu baru sebanyak 5 juta seiring dengan target pertumbuhan jumlah rekening BRI.

Guna mencapai target itu, BRI melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan sosialisasi manfaat cashless secara berkelanjutan dan interatif, terutama di segmen mikro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×