kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45933,76   6,12   0.66%
  • EMAS1.320.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sejumlah Insurtech Manfaatkan Momen Akhir Tahun untuk Dulang Premi


Kamis, 16 November 2023 / 19:02 WIB
Sejumlah Insurtech Manfaatkan Momen Akhir Tahun untuk Dulang Premi
ILUSTRASI. Calon nasabah mencari informasi insurance technology (insurtech) melalui kanal digital di Tangerang Selatan, Selasa (28/9). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/28/09/201.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Momen akhir tahun sudah semakin dekat tentunya hal ini menjadi peluang bagi industri asuransi khususnya insurance technology (insurtech) meningkatkan pendapatan premi.

Bagi penyelenggara insurtech yang berkolaborasi dengan platform e-commerce atau marketplace, momen belanja akhir tahun bisa jadi salah satu sarana mendulang premi.

PT Asuransi Simas Insurtech menyebut biasanya menjelang akhir tahun memang ada kenaikan transaksi dari platform e-commerce. Perusahaan melihat potensi dari beberapa produk asuransi bakal meningkat.

“Untuk produk travel insurance atau yang terkait dengan asuransi perjalanan seperti asuransi flight delay akan ada kenaikan di Oktober dan November ini dibanding bulan-bulan sebelumnya,” ujar Direktur Utama Simas Insurtech, Teguh Aria Djana kepada KONTAN, Kamis (16/11).

Baca Juga: Allianz Resmikan Allianz Syariah, Sasar Segala Segmen

Teguh mengatakan, di momen akhir tahun ini kontribusi premi terbesar perusahaan pada platform e-commerce datang dari asuransi barang elektronik seperti gadget, alat kebutuhan rumah tangga (household item) dan asuransi perjalanan.

“(Premi) tahun ini kami targetkan di Rp 300 miliar untuk asuransi perjalanan dan barang elektronik dan ini kira-kira tumbuh 40% dari tahun lalu,” katanya.

Selain itu, dia optimis hingga akhir tahun 2023 Simas Insurtech mampu mengantongi premi bruto alias gross written premium (GWP) di atas Rp 1 triliun.

“Tahun ini kami harapkan bisa capai di atas Rp 1 triliun untuk gross written premium dan strateginya kami fokus menambah partnership dengan pelaku-pelaku e-commerce,” tandasnya.

Teguh menambahkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan hampir semua pelaku e-commerce maupun marketplace. Menurutnya, jumlah kerja sama ini akan terus bertambah setiap tahunnya.

Platform Insurtech lainnya, Fuse menyatakan bahwa tren belanja saat ini mengalami peningkatan yang siginifikan. Sayangnya, Fuse tak menyebutkan berapa besaran premi yang berhasil diraih dari peningkatan tersebut.

“Pendapatan premi melalui platform e-commerce telah mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan periode sebelumnya,” sebut Founder and CEO Fuse, Andy Yeung kepada KONTAN.

Andy menuturkan, saat ini pihaknya telah menjalin beberapa kemitraan strategis dengan beberapa platform e-commerce di antaranya Tokopedia dan MAPCLUB yang merupakan online official store untuk brand PT Mitra Adiperkasa (MAP).

Baca Juga: Kenalan dengan Penyalur Pembiayaan Ultra Mikro

“Kolaborasi ini memungkinkan kami untuk melindungi end-customer dan memberikan solusi asuransi yang relevan dengan kebutuhan mereka,” tuturnya.

Andy menilai, pertumbuhan pendapatan premi terbesar Fuse dari kemitraan tersebut ditopang dari kebutuhan perlindungan yang sangat relevan dunia e-commerce, seperti perlindungan kerusakan dan kehilangan barang.

Lebih lanjut, dia bilang, pihaknya fokus pada pengembangan teknologi untuk memberikan pengalaman registrasi dan klaim yang lebih mudah, cepat dan lebih efisien kepada pelanggan.

“Dengan pendekatan ini, kami yakin dapat mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar e-commerce,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×