kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Selama dua pekan, cadangan devisa naik 0,24% jadi US$ 123 miliar


Jumat, 19 Agustus 2011 / 15:57 WIB
ILUSTRASI. Masih menguat, berapa kurs dollar-rupiah di Bank Mandiri, hari ini Rabu 4 November? /Pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/23/06/2020.


Reporter: Astri Kharina Bangun

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) optimistis dengan naiknya penerimaan devisa negara, cadangan devisa (cadev) pun bakal ikut meningkat. Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Perry Warjiwo mengungkapkan cadev saat ini sudah berada di kisaran US$ 123 miliar. Artinya, ada peningkatan sekitar 0,24% dari posisi US$ 122,7 pada akhir Juli 2011.

"Meskipun kemarin sempat mengeluarkan dana untuk intervensi rupiah, namun tidak terlalu besar," kata Perry, Jumat (19/8).

Mengenai komposisi cadangan devisa, Perry enggan merinci. Yang jelas, dalam komponen surat berharga, yang semula lebih banyak ditempatkan dalam dollar AS kini mulai dialihkan ke non-dollar AS. Sementara itu, portofolio yang semula banyak di negara maju kini mulai dialihkan ke negara-negara berkembang.

"Rupiah alihkan ke Swiss frank dan Canadian dollar. Sementara itu, emerging market yang disasar adalah ke Brazil. Hanya saja pengalihan ini tidak bisa serta merta," kata Perry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×