kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.625   72,00   0,41%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Semester II 2016, laju kredit diramal melambat


Kamis, 21 Juli 2016 / 14:50 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Langkah perbankan akan semakin berat mengejar target kredit di tengah perlambatan ekonomi. Kondisi ini mendorong perbankan merombak rencana bisnis bank (RBB) untuk semester II-2016 dengan memangkas target kredit .

Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Irwan Lubis menyampaikan, kredit akan lebih lambat di semester II-2016. “Pertumbuhan kredit untuk semester II-2016 akan tumbuh di batas bawah yaitu 12%,” katanya, Rabu (20/7).

Pada awal tahun 2016, OJK merujuk RBB perbankan memprediksi pertumbuhan kredit sebesar 12%-14% di tahun 2016. Sayangnya, debitur tahan diri untuk meminjam kredit, begitu juga bank membatasi pinjaman kredit untuk meminimalisir risiko.

Wajar saja, bank pesimistis menargetkan pertumbuhan kredit tinggi. Pasalnya, hingga pertengahan tahun 2016 kredit hanya tumbuh single digit yaitu sebesar Rp 4.099,2 triliun atau tumbuh 8,0% per Mei 2016 dibandingkan posisi Rp 3.794,0 triliun per Mei 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×