kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

September, Inhealth kantongi premi Rp 1,6 triliun


Kamis, 26 Oktober 2017 / 21:56 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Johana K.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia alias Mandiri Inhealth mencatatkan pertumbuhan premi yang positif hingga sembilan bulan pertama tahun ini. Premi yang masuk kantong perusahaan mengalami kenaikan sampai dua digit.

Direktur Utama Mandiri Inhealth Iwan Pasila menyebut, sampai kuartal III 2017 Inhealth telah membukukan premi sebesar Rp 1,6 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 25,1% dari capaian tahun lalu yang berada di kisaran Rp 1 triliun.

Pertumbuhan premi ini tak lepas dari skema Coordination of Benefit (CoB) yang dijalankan perusahaannya bersama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Menurut Iwan, produk tersebut masih mampu mendapat respon yang positif dari pasar. Diantaranya karena bisa membantu perusahaan yang menjadi klien perseroan bisa lebih efisien dalam menggunakan biaya kesehatan.

Ia mengatakan, sekitar 65% dari total premi yang didapat Mandiri Inhealth berasal dari produk asuransi kesehatan managed care. "Hampir seluruhnya itu dari produk hasil CoB," kata dia, Kamis (26/10).

Sampai dengan akhir September 2017 sendiri, Mandiri Inhealth sudah memiliki lebih dari 1.100 badan usaha yang menjadi nasabahnya. Sementara dari sisi jumlah peserta, angka mencapai 1,4 juta orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×