kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45736,73   34,31   4.88%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Siap-siap, bank digital milik BCA bakal meluncur dalam aplikasi ponsel


Kamis, 20 Februari 2020 / 21:10 WIB
Siap-siap, bank digital milik BCA bakal meluncur dalam aplikasi ponsel
ILUSTRASI. Direksi dan komisaris BCA saat paparan kinerja di Jakarta (20/2/2020).

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) saat ini tengah fokus merombak layanan anak usahanya PT Bank Royal Indonesia untuk menjadi bank digital.

Direktur BCA Vera Eve Lim mengatakan layanan Bank Royal ditargetkan bakal meluncur akhir semester I-2020.

“Akhir semester I-2020 kita akan soft launching, untuk konsepnya nanti layanan akan disediakan melalui mobile apps agar lebih mudah diakses,” katanya saat paparan kinerja, Kamis (20/2) di Jakarta.

Baca Juga: Imbas virus corona dan faktor domestik, BCA bidik pertumbuhan kredit 5%-7% di 2020

Selain mempersiapkan aplikasi, Vera bilang saat ini BCA juga tengah menyiapkan pengurus anyar Bank Royal.

Sebelumnya kepada Kontan.co.id, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja pernah menyatakan bahwa sebagai bank digital, Bank Royal bakal menawarkan bunga simpanan yang lebih tinggi dibandingkan pasar.

Alasannya, sebagai bank digital Bank Royal tak membutuhkan ekspansi jaringan maupun distribusi. Ongkos tersebut disebut Jahja bisa dialihkan untuk menawarkan bunga simpanan yang tinggi.

Bank Royal diakuisisi oleh BCA pada November 2019 lalu dengan mahar Rp 988,04 miliar. Akhir Januari lalu, BCA juga telah menambah modal Rp 1 triliun.

Sementara terkait nasib Rabobank yang juga diakuisisi BCA tahun lalu, Jahja dalam paparan kinerja bilang saat ini masih menunggu restu dari para pemegang saham minoritas Rabobank.

Baca Juga: Halo BCA WhatsApp akan dikembangkan bisa layani pengaduan

Meskipun, BCA sudah punya rencana untuk menggabungkan Rabobank dengan salah satu entitas anaknya.

“Untuk Rabobank belum beres, kami belum mendapat persetujuan akuisisi dari pemegang saham minoritas mereka. Saat ini saya belum bisa komentar,” kata Jahja.




TERBARU

Close [X]
×