kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Simpanan Kelas Menengah di Bank Masih Seret, Ini Penyebab Utamanya


Jumat, 26 September 2025 / 03:40 WIB
Simpanan Kelas Menengah di Bank Masih Seret, Ini Penyebab Utamanya
ILUSTRASI. Pertumbuhan simpanan perbankan dengan nominal kecil yang belum juga pulih, berbeda dengan simpanan bernilai besar yang justru tumbuh pesat. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pemulihan Masih Rapuh

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai lemahnya simpanan kelas menengah-bawah menandakan pemulihan daya beli masih rapuh.

Menurutnya, selain faktor biaya hidup, tabungan kelas menengah juga tergerus daya tarik instrumen alternatif berimbal hasil yang cukup tinggi selama setahun terakhir.

"Ke depan, ketika bunga simpanan bank dan yield SBN makin turun bersama, insentif untuk mempertahankan special rate menyurut," kata Josua.

Tonton: Tok! Dana Rp 200 T Beralih ke Bank BUMN

Dengan kondisi itu, ia memperkirakan bank akan terdorong memperkuat kembali CASA ritel sebagai sumber dana murah. Namun, syarat utamanya adalah transmisi penurunan suku bunga perbankan benar-benar berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×