kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Strategi Bank Himbara Genjot Penyaluran Kredit UMKM pada 2024


Rabu, 28 Februari 2024 / 22:14 WIB
Strategi Bank Himbara Genjot Penyaluran Kredit UMKM pada 2024
ILUSTRASI. Pekerja menyelesaikan pembuatan dimsum di Griya Dimsum Bunda Imoet Ciputat Tangerang Selatan, Kamis (17/2). Begini Strategi Bank Himbara Menyalurkan Kredit UMKM Setelah Disingggu Jokowi.


Reporter: Nova Betriani Sinambela | Editor: Noverius Laoli

Meski begitu, BNI tetap berusaha menggenjot penyaluran kredit segmen ini sesuai arahan Presiden. Hal itu juga sejalan dengan Bank Indonesia yang mengatur Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) dengan target 30% pada tahun 2024.

Adapun BNI membuktikan komitmen dalam mendukung UMKM dengan realisasi RPIM yang mencapai 27,8% pada posisi 31 Desember 2023. 

Seperti yang dijelaskan di atas bahwa penyaluran Kredit ke sektor ini punya tantangannya sendiri. Maka dari itu, pertama-tama BNI akan mendukung pemerintah dalam pengembangan literasi keuangan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia. 

Baca Juga: Kredit Macet UMKM di Himbara Rp 31 Triliun, Berpotensi Masuk Hapus Tagih

Kemudian menjaga kualitas kredit dengan strategi penyaluran yang difokuskan pada value chain korporasi mitra BNI, UMKM sektor unggulan daerah, dan UMKM yang telah tergabung dalam platform digital.

Tak mau kalah, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) siap mendorong penyaluran kredit UMKM sesuai arahan Presiden. 

Tercatat sampai akhir 2023 total penyaluran kredit UMKM Bank plat merah ini tumbuh sebesar 6,75% secara year on year (YoY) mencapai Rp 125,21 triliun, dengan kualitas kredit yang cukup terjaga.

Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali Usman mengungkapkan upaya untuk mendorong penyaluran ke segmen ini terus diterapkan secara ekspansif, salah satunya melalui pemetaan pasar mulai dari profil usaha, kemampuan bisnis, kondisi keuangan calon debitur, serta risk appetite sektor usaha. 

Seperti saudaranya BNI, Bank Mandiri juga mengadakan program pelatihan dan pendampingan untuk membantu usaha rakyat meningkatkan literasi keuangan.

Baca Juga: Kredit Korporasi Perbankan Lesu Kendati Kredit Macet Turun, Pertanda Apa?

Teuku menilai edukasi terhadap keuangan akan membuat pelaku usaha lebih memahami mekanisme pengajuan kredit.

Di sisi lain Bank Mandiri terus mengoptimalkan keberadaan jaringan Cabang dan Mandiri Agent, kemudian menyediakan layanan digital, dan bekerjasama dengan nasabah/debitur wholesale untuk menyalurkan Kredit UMKM kepada mitra binaan atau value chain nya. 

"Kami lakukan agar usaha rakyat dapat memahami pentingnya manajemen keuangan dan dapat mengelola keuangan usaha dengan lebih baik.

Melalui strategi itu, Bank Mandiri berharap dapat menggenjot pertumbuhan kredit UMKM tahun ini sampai dua digit.

Selanjutnya: IT (Immesive Tech) Perkenalkan Produk Smartwatch Bidik Penggemar Gaya Hidup Aktif

Menarik Dibaca: Bulan Ramadan Makin Dekat, Ninja Xpress Bagikan Ide Jualan Menguntungkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×