kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.720   12,00   0,07%
  • IDX 6.531   4,83   0,07%
  • KOMPAS100 849   0,27   0,03%
  • LQ45 644   -1,08   -0,17%
  • ISSI 229   0,74   0,32%
  • IDX30 359   -0,50   -0,14%
  • IDXHIDIV20 436   -1,21   -0,28%
  • IDX80 97   0,07   0,07%
  • IDXV30 121   -0,15   -0,13%
  • IDXQ30 114   -0,34   -0,30%

Sudah banyak yang melirik, Jiwasraya Putra siap dilepas ke investor strategis


Sabtu, 23 November 2019 / 08:40 WIB


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha Asuransi Jiwasraya, Jiwasraya Putra sudah siap dilepas ke investor strategis. Ada sembilan investor baik asing maupun lokal yang tertarik berinvestasi ke Jiwasraya Putra.

Staf Khusus Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan,investor asing yang masuk ke Jiwasraya Putra berasal dari berbagai negara. Sayangnya ia enggan menyebutkan negara mana dan perusahaan apa saja yang tertarik berinvestasi.

Baca Juga: Kementerian BUMN beberkan penyebab pelaporan kasus Jiwasraya ke Kejaksaan Agung

“Pokoknya campur dari dalam dan luar negeri, tapi lihat saja nanti. Karena sedang proses, belum bisa cepat-cepat. Yang jadi prioritas kami [Kementerian BUMN] adalah penyelamatan Jiwasraya lebih dulu,” kata Arya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (22/11).

Menurut Jiwasraya, kata Arya, nilai valuasi dari Jiwasraya Putra itu mencapai Rp 9 triliun.

Salah satu skema penyehatan Jiwasraya dengan mendirikan Jiwasraya Putra diharapkan menghasilkan dana sebesar Rp 5 triliun untuk memperbaiki likuiditas dan rasio profitabilitas Jiwasraya.

Dari data yang diperoleh Kontan.co.id, perusahaan asuransi jiwa ini membutuhkan dana Rp 32,89 triliun agar bisa mencapai rasio Risk Based Capital (RBC) minimal 120%.

Baca Juga: Siap dilego, valuasi Jiwasraya Putra tembus Rp 9 triliun

Data ini berasal dari salinan rapat kerja atau rapat dengar pendapat (RDP) yang dibacakan oleh Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Senayan, pada Kamis (7/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×