kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Survei Bank Mandiri: Indeks Nilai Belanja Masyarakat Capai 136,4 pada Kuartal I 2023


Rabu, 12 April 2023 / 14:33 WIB
Survei Bank Mandiri: Indeks Nilai Belanja Masyarakat Capai 136,4 pada Kuartal I 2023
ILUSTRASI. Logo Bank Mandiri. REUTERS/Darren Whiteside


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Geliat belanja masyarakat kembali meningkat di awal tahun 2023, hal ini seiring dengan normalisasi pasca pandemi Covid-19 pada Februari kemarin.

Hal tersebut diungkap oleh Head of Mandiri Institute, Teguh Yudo Wicaksono. Dia menyatakan bahwa berdasarkan Mandiri Spending Index (MSI) indeks nilai belanja di akhir Maret 2023 mencapai 136,4, tertinggi sejak Januari lalu.

“Tren kenaikan belanja berlangsung sejak akhir Februari dan mengalami akselerasi seiring dimulainya bulan Ramadan di akhir Maret,” ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Rabu (12/4).

Teguh menyampaikan, meskipun nilai belanja masyarakat meningkat tetapi volume belanja cenderung terhadang oleh kenaikan inflasi di awal kuartal I tahun 2023. Menurutnya, penghapusan PPKM sejak awal tahun mendorong meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi.

Baca Juga: Penyaluran Kredit UMKM Bank Mandiri Tembus Rp 115,97 Triliun Hingga Februari 2023

“Namun demikian, secara umum tingkat belanja masyarakat di kuartal I 2023 masih relatif tertahan karena kenaikan laju inflasi awal tahun 2023. Di beberapa wilayah, MSI mencatat penurunan volume belanja,” katanya.

Dia bilang, tingkat belanja meningkat sejak satu bulan menjelang Ramadan hingga periode mudik dan libur Lebaran. Ramadan tahun ini, kata dia, tingkat belanja rata-rata tumbuh 4% dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Namun, seiring dengan perkiraan aktivitas mudik akan lebih masif di tahun ini, belanja masyarakat diperkirakan meningkat signifikan menjelang Lebaran,” terangnya.

Teguh menambahkan, belanja-belanja di supermarket, restoran, department store, atau barang-barang terkait fesyen cenderung meningkat signifikan di sepanjang Maret.

“Selain barang-barang konsumsi, belanja terkait mobilitas juga meningkat, baik dalam tren jangka pendek maupun jangka menengah. Belanja beberapa barang durable seperti perlengkapan rumah tangga dan barang-barang elektronik juga tercatat meningkat,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×