kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Tabungan Emas untuk Kelola Dana Haji, BPKH Dorong Bank Muamalat Jadi Bullion Bank


Jumat, 28 Februari 2025 / 16:56 WIB
Tabungan Emas untuk Kelola Dana Haji, BPKH Dorong Bank Muamalat Jadi Bullion Bank
ILUSTRASI. BPKH menyambut antusias arahan dan terobosan Presiden Republik Indonesi Prabowo Subianto, terkait Bisnis Bullion Bank di Indonesia.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyambut antusias arahan dan terobosan Presiden Republik Indonesi Prabowo Subianto, terkait Bisnis Bullion Bank di Indonesia.

Sebagai pengendali saham dari PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Muamalat), BPKH dalam jangka panjang siap mendorong bank murni syariah tersebut menjadi Bullion Bank.

Selain itu Indra Gunawan, Anggota Bidang Investasi Surat Berharga dan Emas dan Penempatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyampaikan, ini merupakan peluang dimana nantinya skema dana tabungan haji menggunakan emas serta Bullion Banking di Indonesia.

"Kami telah memasukan cicilan emas haji dalam produk Bank Muamalat sebagai salah satu Turn Arround Plan," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (28/2).

Baca Juga: BPKH Bersinergi dengan PP Muhammadiyah untuk Pengelolaan Keuangan Haji

BPKH sebagai pengelola dana haji siap mengagregasi peluang di Bullion Banking Syariah dan menguatkan kluster danantara syariah melalui tabungan dan cicilan haji yang kreatif dan inovatif, sejalan dengan visi Indonesia Emas.

"Kami sangat antusias dengan arahan Presiden untuk mengembangkan Bullion Banking sebagai salah satu underlying aset dana haji. Kami percaya bahwa skema ini dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin menabung dan mencicil dengan opsi emas sebagai bentuk investasi syariah," jelas Kang Igun, sapaan akrab Indra Gunawan, Anggota Bidang Investasi Surat Berharga dan Emas dan Penempatan BPKH ini.

Lebih lanjut Igun menyampaikan, pihaknya akan terus berinovasi dan mengembangkan product champion syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: BPKH Fasilitasi UMKM Goes to Hajj: Pendaftaran Haji dan Ekspor Rendang ke Tanah Suci

"Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan sinergi, kita dapat meningkatkan kesejahteraan umat dan memajukan ekonomi syariah," tambahnya.

Ia juga menyebut, BPKH siap untuk mengelola dana haji dengan skema DTE dan Bullion Banking Syariah, serta mengembangkan produk-produk syariah yang inovatif dan kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

Selanjutnya: ASN Kerja 5 Hari dalam Seminggu Selama Ramadan

Menarik Dibaca: Hari Peduli Sampah Nasional 2025, Ini Aksi Nestlé Indonesia Mengurangi Sampah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×