kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.688   44,79   0,79%
  • KOMPAS100 735   6,86   0,94%
  • LQ45 558   5,29   0,96%
  • ISSI 198   0,93   0,47%
  • IDX30 317   2,51   0,80%
  • IDXHIDIV20 391   1,64   0,42%
  • IDX80 84   0,73   0,88%
  • IDXV30 106   -0,20   -0,19%
  • IDXQ30 102   0,64   0,63%

Tak ahli, BNI hanya sedikit salurkan KUR mikro


Jumat, 08 Januari 2016 / 21:35 WIB


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Negara Indonesia (BNI) tak ingin gegabah dalam menyalurkan KUR untuk usaha mikro. Pasalnya, usaha mikro belum menjadi kompetensi sumber daya manusia dan infrastruktur yang dimiliki bank berlogo 46 ini.

Untuk itu, Sutanto, Direktur Business Banking I BNI berharap, porsi KUR mikro BNI tahun ini tak lebih dari 1%-2% dari total KUR. Adapun BNI direncanakan bakal menyalurkan KUR senilai Rp 11,5 triliun.

"Kami lebih ahli di ritel. Kalau mikro, berat untuk sumber daya manusia dan infrastruktur kami," terang Sutanto saat bincang-bincang dengan media melalui Video Conference, Jumat (8/1).

Nah, soal porsi KUR mikro ini pun sudah terlihat pada penyaluran 2015 lalu. Sutanto menyebut, dari realisasi KUR Rp 3 triliun, porsi KUR mikro hanya mencapai sekitar Rp 15 miliar.

Sutanto juga menjelaskan, BNI sudah berbicara ke Menko Perekonomian soal kompetensi penyaluran KUR mikro. "Kami sudah minta agar jangan dipaksakan karena kompentensi kami bukan di mikro," kata Sutanto.

Meski begitu, Suanto menyampaikan, BNI bakal menggandeng BPR serta memanfaatkan agen Laku Pandai sebagai refensi untuk menyalurkan KUR ke usaha mikro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×