Reporter: Theresia Widyaningtas | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) tidak hanya memberikan modal finansial kepada pelaku usaha ultra mikro. Pendampingan dan pemberdayaan juga dihadirkan melalui berbagai program inovatif, mulai dari inkubasi bisnis melalui Mekaarpreneur hingga kesempatan kolaborasi dengan pihak-pihak ternama.
Upaya pendampingan PNM untuk meningkatkan daya saing nasabah binaanya agar naik kelas juga diselenggarakan melalui program Mekaarpreneur. Sebanyak 180 nasabah di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur mengikuti proses inkubasi lokal sesuai Provinsi masing-masing selama tahun 2025.
Dalam waktu tiga bulan, peserta ditempa melalui pelatihan tatap muka, pertemuan daring, serta pendampingan intensif oleh pakar di bidangnya. Setelah melalui proses penyaringan, terpilih 30 peserta yang selanjutnya tersisa menjadi 16 finalis dan menghasilkan 3 pemenang dari masing-masing Provinsi.
Untuk meraih tempat terbaik, peserta Mekaarpreneur mempresentasikan pengembangan produk, rencana bisnis, strategi pemasaran, hingga proyeksi usaha di depan para mentor dan kurator. Selain kompetisi individu, PNM juga menggelar kompetisi kolaborasi. Peserta dibagi menjadi dua kelompok kuliner dan kriya untuk menciptakan produk bersama. 
Pada puncak Mekaarpreneur terpilih tiga peserta terbaik berdasarkan kualitas produk dan model bisnis. Adapun Imrotus Sofia dinobatkan sebagai juara 1 di wilayah Jawa Timur dengan kategori usaha kuliner. Ia memiliki usaha kerupuk udang pasir Jejeku Store yang berlokasi di Desa Kwanyar, Bangkalan, Madura.
Bisnis Imrotus dinilai inovatif karena menjual kerupuk udang yang digoreng menggunakan pasir pantai, bukan minyak. Udang yang melimpah di pesisir desa tempat tinggal Imrotus diolah dengan teknik sangrai pasir sehingga lebih rendah kolesterol.
Imrotus mengungkapkan usahanya mengalami banyak peningkatan setelah mengikuti program Mekaarpreneur. “Dari program ini saya belajar upgrade kemasan, packaging, foto produk pakai AI, sampai pemasaran. Pokoknya banyak ilmu yang saya dapatkan,” cetusnya.
Di sisi lain, untuk memastikan keberlanjutan pengalaman dan kesempatan akses yang lebih luas bagi para pemenang Mekaarpreneur, PNM membuka akses bagi nasabah untuk tampil di panggung kreatif nasional melalui kolaborasi dengan desainer ternama Indonesia, Rinaldy Yunardi. Melalui proses pelatihan intensif mencakup inovasi produk hingga branding kreatif, terpilih dua nasabah kategori fesyen dan kriya salah satunya adalah Bu Anis, pengrajin wayang dari Yogyakarta yang merupakan juara pertama Mekaarpreneur Jawa Tengah. 
Kolaborasi nasabah PNM Mekaar dengan Rinaldy Yunardi menghasilkan karya unik, kain batik bermotif “Mega mendung seribu bunga” dan kipas berornamen 14 wayang. Dua karya eksklusif tersebut kemudian dilelang yang hasil lelangnya disalurkan melalui program PNM Peduli untuk mendukung pendidikan di Indonesia.
“Saya tidak pernah menyangka usaha wayang yang sederhana bisa tumbuh sejauh ini. Terima kasih kepada PNM yang selalu mendampingi, memberi pelatihan, hingga akhirnya saya diberi kesempatan berkolaborasi dengan desainer sekelas Rinaldy Yunardi,” kata Ibu Anis.
Desainer Rinaldy Yunardi turut memberikan apresiasi atas kolaborasi ini. “Kolaborasi ini mengajarkan saya untuk tidak mengubah ciri khas desain nasabah, melainkan memaksimalkannya agar diapresiasi lebih luas dan masuk ke panggung kreatif nasional. Saya berharap kedua ibu ini bisa menginspirasi jutaan nasabah PNM lainnya,” tuturnya.
Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi PNM dalam mendorong UMKM naik kelas. “Nasabah kami tidak hanya dibekali modal, tetapi juga akses, pendampingan, serta peluang kolaborasi dengan para maestro, agar karya mereka bisa sejajar dengan standar nasional bahkan internasional,” kata Dodot.
Selanjutnya: Menperin Buka Suara Soal Pembentukan BUMN Tekstil Hingga Opsi Penyelamatan Sritex
Menarik Dibaca: Waspada Tingkat Tinggi! Hujan dan Cuaca Ekstrem di Provinsi Ini Jelang Akhir Januari
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













