kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,11   -0,67   -0.07%
  • EMAS942.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.31%
  • RD.CAMPURAN 0.18%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.05%

Tak lagi jadi wadirut di Bank Mandiri (BMRI), ini tugas penting Hery Gunardi


Rabu, 21 Oktober 2020 / 08:00 WIB
Tak lagi jadi wadirut di Bank Mandiri (BMRI), ini tugas penting Hery Gunardi
ILUSTRASI.


Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Titis Nurdiana

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Hari ini, Rabu (21/10) PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB. Agenda RUPSLB Bank Mandiri (BMRI), salah satunya adalah pergantian pengurus bank negara ini.

Digelar di  Auditorium Plaza Mandiri Lt 3, Jalan Gatot Subroto, RUPSLB Bank Mandiri (BMRI) akan diadakan pada jam 2 siang.

Informasi yang didapat KONTAN, peta direksi atau manajemen Bank Mandiri (BMRI) akan berubah.

Belakangan santer beredar kabar belakangan, calon direktur utama atau orang nomer satu di Bank Mandiri (BMRI) antara lain adalah Hery Gunardi, Wakil Dirut Bank Mandiri (BMRI), lalu Pahala Mansyuri (Dirut Bank Tabungan Negara),  sampai nama Darmawan Junaidi yang juga Direktur Treasury, International Banking, and Special Asset Management BMRI akan menjadi nakhoda baru di Bank Mandiri (BMRI).

Namun, dari banyak nama beredar, RUPSLB BMRI dikabarkan sepakat menunjuk Darmawan Junaidi menjadi nakhoda baru BMRI.  “Darmawan Junaidi yang paling pas untuk memimpin Bank Mandiri (BMRI) saat ini,” ujar sumber KONTAN (20/10).

Darmawan akan didampingi wakil baru yang juga dari BMRI. Ada dua nama yang beredar yakni Ahmad Siddik Badruddin yang saat ini menjadi direktur manajemen risiko BMRI.

Lulusan University of Texas bidang Teknik Kimia ini memulai karir di bank pada 1990 dengan mengikuti program Associate Management di Citibank, dan tetap berkarir sampai 1999. Setelah itu dia sempat berkarir di ABN AMRO dan lembaga keuangan asing lain.

Selama berkarir di bank asing, Siddik menduduki posisi penting di sejumlah negara, seperti Singapura, Filipina, Hong Kong, Jerman, Inggris, hingga Amerika.

Bersaing dengan Ahmad Siddik, santer nama Alexandra Askandar yang kini direktur korporasi di Bank Mandiri (BMRI). Karir Sandra begitu ia disapa meroket dalam tiga tahun terakhir. Putri bankir senior BDN dan BBRI Askandar periode 2000-2006  ini adalah ulusan UI dan Boston University ini juga punya catatan lengkap dalam karirnya di Bank Mandiri.

Lantas kemana Hery Gunardi? Hery Gunardi disiapkan untuk menjadi  orang nomer satu di bank hasil merger bank syariah milik negara yang konon namanya akan menjadi Bank Amanah.

Baca Juga: Darmawan Junaidi akan jadi dirut Bank Mandiri (BMRI) di RUPSLB besok, ini sosoknya

Kementerian BUMN beberapa waktu yang lalu  juga sudah menunjuk Hery Gunardi menjadi Ketua Tim Project Management Office merger bank syariah milik negara. Hery menjadi Ketua Tim sekaligus perwakilan Bank Mandiri dalam proses konsolidasi bank BUMN syariah.

 “Pak Hery berpengalaman dengan konsolidasi atau merger, jadi dibutuhkan untuk konsolidasi bank syariah milik negara” ujar sumber yang sama.

Saat krisis finansial tahun 1997/1998, Hery adalah bagian dari Core Team Merger Bank Bapindo dan tiga bank milik negara lainnya, yakni Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, dan Bank Exim yang lantas menjadi Bank Mandiri (BMRI).

Hery dan tim terlibat dalam persiapan foot print cabang Bank Mandiri (BMRI) serta mempersiapkan integrasi produk empat bank anggota merger.

Lantas siapa wakil direktur Bank Mandiri (BMRI) yang akan menggantikan posisi Hery Gunardi? Kabar yang sampai ke KONTAN, salah satu anggota direksi saat ini akan menduduki posisi wakil dirut BMRI.

Tak hanya itu saja, bakal ada wajah baru di manajemen Bank Mandiri (BMRI). Bankir dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan masuk menjadi direksi Bank Mandiri.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Corporate Valuation Model Managing Procurement Economies of Scale Batch 5

[X]
×