kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tak mau ketinggalan, bank daerah juga siapkan kantor cabang digital


Senin, 29 Juli 2019 / 17:19 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Hingga Juni 2019, total kredit perseroan tumbuh 8,2 (yoy) menjadi Rp 78,2 triliun dan berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) Rp 95,1 triliun atau tumbuh 7% (yoy).

Sedangkan asetnya tumbuh 6,4% (yoy) menjadi Rp 120,7 triliun. Portofolio kredit Bank BJB masih didominasi oleh segmen konsumer yakni sekitar 70%-80%.

Baca Juga: Equity Global jadi pengendali Bank Ganesha

Adapula PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung yang meskipun belum berencana mendirikan cabang digital namun terus berupaya mkeningkatkan layanan digitalnya.

Direktur Pemasaran Bank Sumsel Babel Antonius Argo Prawiro bilang tahun ini, perseroan mengalokasikan Rp 102 miliar untuk belanja modal informasi dan teknologi.

“Anggaran tersebut untuk rencana pengembangan teknologi dan digital antara lain: QR Code, rencana mini ATM EDC, EDC payment, e-ticketing, payment mitra pembelian atau pembayaran top up saldo kartu elektronik para mitra. Termasuk implementasi digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun aplikasi e-dapen” kata Antonius kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: Klik BCA - Ini lima langkah mudah transfer dana lewat kode QR m-BCA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×