kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.111   -11,13   -0,18%
  • KOMPAS100 791   -1,98   -0,25%
  • LQ45 606   -2,01   -0,33%
  • ISSI 212   0,17   0,08%
  • IDX30 336   -1,42   -0,42%
  • IDXHIDIV20 427   0,66   0,15%
  • IDX80 90   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 116   0,47   0,41%
  • IDXQ30 110   -0,07   -0,06%

Tidak ingin terkena skimming kartu debit, simak caranya berikut


Jumat, 16 Maret 2018 / 08:06 WIB
ILUSTRASI. NASABAH BRI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kejadian hilangnya uang nasabah di Kediri dan Jakarta karena kejahatan skimming menimbulkan keresahan tidak hanya bagi nasabah BRI tapi juga nasabah perbankan. Hal ini karena kejahatan ini bisa menimpa siapa saja.

Untuk itu, nasabah harus berhati-hati dengan modus membaca data kartu debit melalui ATM ini. Indra Utoyo, Direktur Perbankan Digital dan Teknologi Informasi BRI bilang jangan mudah mempercayai orang untuk memberikan data rahasia terkait bank.

"Jika mengambil uang di ATM pastikan periksa mesinnya ATMnya apakah mulus atau tidak," kata Indra dalam konferensi pers, Kamis malam (15/3). Ketika ada yang mencurigakan segera laporkan ke bank yang bersangkutan.

Selain itu, indikasi lain adalah ketika memasukkan kartu debit ke mulut mesin ATM agak susah. Jika ini terjadi ada indikasi bahwa dalam mesin ATM tersebut telah ditanam perangkat skimming.

Biasanya alat skimming dimasukkan dalam mulut ATM agar ketika nasabah memasukkan kartunya bisa dibaca kemudian diduplikasi. Kamera juga disiapkan pelaku di dekat mesin ATM untuk membaca password nasabah.

Dengan data kartu nasabah yang terbaca dan PIN tersebut, pelaku kejahatan skimming bisa melancarkan aksinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×