kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Toyota Astra Financial Catat Laba Rp 690,33 Miliar di 2023, Begini Strategi di 2024


Jumat, 23 Februari 2024 / 18:14 WIB
Toyota Astra Financial Catat Laba Rp 690,33 Miliar di 2023, Begini Strategi di 2024
ILUSTRASI. Toyota Astra Finance mengungkapkan sejumlah strategi untuk kejar kinerja di 2024


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Toyota Astra Financial Services (TAF) mencatat kinerja positif yang terlihat dari kenaikan laba sepanjang tahun 2023. Di tahun 2024, anak usaha PT Astra International Tbk ini optimis melanjutkan pertumbuhan signifikan.

Berdasarkan laporan keuangan, TAF membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 28,27% year on year (YoY) menjadi Rp 690,33 miliar di 2023, dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp 538,19 miliar.

Marketing Dept. Head PT Astra Toyota Astra Financial Services, Richard Wang mengatakan pertumbuhan laba tersebut didorong oleh beberapa faktor di antaranya pertama, sebagai penyalur pembiayaan kendaraan roda empat, TAF menjaga hubungan baik dengan dealer.

“Kedua, TAF juga memiliki advantage sebagai bagian dari value chain dalam ekosistem Toyota dan Astra. Ketiga, memanfaatkan peluang dalam pasar dan mengembangkan layanan-layanan baru,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (23/2).

Richard melanjutkan, pihaknya juga menjaga kualitas pembiayaan dengan proses akuisisi yang prudent, penguatan proses collection, serta inisatif-inisiatif digitalisasi dan perbaikan proses bisnis yang memperhatikan risiko dan kepatuhan dan Good Corporate Governance (GCG).

Baca Juga: Astra Financial Jadi Official Financial Partner GIICOMVEC 2024

Dia menyebutkan, TAF berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 23 triliun di tahun 2023, meningkat hingga 26% YoY dibandingkan tahun 2022. Sayangnya, dia tak menyebutkan berapa besar taget di tahun 2024.

“TAF terus berupaya untuk meningkatkan pembiayaan melampaui pencapaian di tahun sebelumnya,” terangnya.

Di tahun ini, lanjut Richard, pihaknya bakal menggagas pengembangan portofolio bisnis untuk mengoptimalkan pertumbuhan berkelanjutan, meningkatkan potensi kolaborasi lainnya di dalam ekosistem Toyota dan Astra, serta terus memupuk relasi dan kerjasama yang baik dengan dealer.

“Di saat yang sama, TAF mengembangkan inisiatif-inisiatif digitalisasi yang mengoptimalkan keseluruhan proses bisnis dan layanan dalam rangka merespon perubahan pada industri dan konsumen, dan terus memastikan kualitas pembiayaan dan manajemen risiko,” tandasnya.

Untuk diketahui, tercatat pendapatan TAF naik 28,86% yoy menjadi Rp 3,84 triliun di tahun 2023, dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 2,98 triliun. Beban perusahaan juga tampak naik 29,26% yoy menjadi Rp 2,96 triliun.

Jumlah liabilitas TAF juga terkerek 22,34% yoy menjadi Rp 30,06 triliun, sementara jumlah ekuitas atau permodalan TAF meningkat 21,96% yoy menjadi Rp 4,61 triliun sepanjang 2023.

Adapun total aset yang dimiliki perusahaan juga meningkat sebesar 22,29% yoy menjadi Rp 34,67 triliun di 2023, dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp 34,67 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×