kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Transaksi di Mesin ATM Semakin Menyusut, Pertanda Mulai Ditinggalkan?


Jumat, 12 Juli 2024 / 16:14 WIB
Transaksi di Mesin ATM Semakin Menyusut, Pertanda Mulai Ditinggalkan?
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi melalui ATM salah satu bank Himbara di Jakarta, Kamis (20/1). Transaksi di Mesin ATM terus mengalami penurunan digantikan transaksi digital yang tercatat terus meningkat.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

Thomas mengatakan, BTN masih akan mempertahankan ATM/CRM sebagai salah satu layanan bank kepada masyarakat dengan jumlah kepemilikan mesin tidak akan tumbuh lebih tinggi dibanding tahun lalu. 

"Meskipun cashless society sudah jauh berkembang dari tahun-tahun sebelumnya, namun masyarakat masih membutuhkan uang kartal untuk bertransaksi dan kebutuhan tersebut bisa dipenuhi oleh mesin ATM/CRM," tambahnya. 

Meskipun kata Thomas dari jumlah transaksi cederung menurun, pihaknya tetap melakukan inovasi dengan menggantikan beberapa mesin ATM menjadi CRM sehingga mampu memenuhi kebutuhan untuk setoran dan tarik tunai serta transaksi purchase/payment.

Baca Juga: Catat Biaya Admin BCA Setiap Tabungan Tahapan, Xpresi, hingga Syariah

Di sisi lain, SVP Digital Retail Banking PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)  Yanto Masyap mengatakan, saat ini ATM masih menjadi salah satu alternatif untuk bertransaksi, utamanya untuk penarikan tunai. hal ini terlihat dari peningkatan jumlah transaksi ATM posisi Juni 2024 YoY.

Pertumbuhan transaksi ini salah satunya dikontribusi oleh fitur tarik tunai tanpa kartu di Livin' by Mandiri yang tumbuh 76% YoY. 

"Sampai dengan Juni 2024, frekuensi transaksi mencapai 530 juta transaksi atau meningkat 4% secara yoy dengan 13.00 jumlah ATM dan CRM Bank Mandiri yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Yanto.

Menurut yanto, transaksi ATM di tahun 2024 akan terus mengalami shifting transaksi ke channel digital, terutama untuk transaksi non tunai yang sekarang semuanya sudah dapat dilakukan dengan cepat dan mudah di Livin' by Mandiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×