Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan kuat pada transaksi digital sepanjang 2025, seiring meningkatnya adopsi layanan perbankan berbasis digital oleh nasabah.
Presiden Direktur KB Bank Kunardy Lie mengungkapkan, volume transaksi digital telah melampaui 260 juta transaksi dengan nilai lebih dari Rp 58 triliun hingga Desember 2025. Secara tahunan, jumlah transaksi tumbuh di atas 46%, sementara nilai transaksi meningkat lebih dari 30%.
“Peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya penggunaan layanan digital oleh nasabah, khususnya untuk kebutuhan transaksi sehari-hari,” ujarnya kepada Kontan, dikutip Selasa (31/3/2026),
Baca Juga: Transaksi Digital BTN Tumbuh 56% per Februari 2026, Aplikasi Digital Jadi Andalan
Adapun jenis transaksi yang dominan meliputi transfer dana, pembayaran, top up e-wallet, serta transaksi berbasis QRIS.
Untuk menopang pertumbuhan tersebut, KB Bank terus memperkuat kapabilitas digital melalui pengembangan platform KBstar untuk segmen ritel dan KBstarbiz untuk segmen korporasi.
Selain itu, perseroan juga mengoptimalkan KBstar Agent sebagai bagian dari strategi branchless banking.
Dari sisi kontribusi terhadap kinerja, transaksi digital semakin menjadi sumber pendapatan yang signifikan. Saat ini, Kunardy bilang fee-based income dari aktivitas digital telah menyumbang lebih dari separuh total fee-based income KB Bank.
Ke depan, KB Bank memandang prospek transaksi digital masih akan tumbuh positif. Perseroan menargetkan peningkatan volume dan nilai transaksi hingga akhir tahun, sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengguna aktif, perluasan use case, serta penguatan fitur dan ekosistem digital.
Manajemen juga menekankan pentingnya peningkatan aspek keamanan dan kenyamanan transaksi guna menjaga kepercayaan nasabah.
Pun, Kunardy menyebut transaksi digital bakal terus menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan KB Bank, baik dari sisi layanan nasabah maupun kontribusinya terhadap pendapatan.
Baca Juga: Perbaikan Kinerja IFG Dinilai Berdampak Positif Terhadap Industri Asuransi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













