kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.253   12,00   0,07%
  • IDX 7.176   46,13   0,65%
  • KOMPAS100 972   5,15   0,53%
  • LQ45 693   2,40   0,35%
  • ISSI 260   1,20   0,46%
  • IDX30 382   -0,24   -0,06%
  • IDXHIDIV20 468   -3,68   -0,78%
  • IDX80 109   0,48   0,45%
  • IDXV30 137   -0,75   -0,55%
  • IDXQ30 122   -0,59   -0,48%

Transformasi BRI Dorong Kredit Komersial Tumbuh 58,4% pada 2025


Senin, 27 April 2026 / 10:56 WIB
Transformasi BRI Dorong Kredit Komersial Tumbuh 58,4% pada 2025
ILUSTRASI. Kredit komersial BRI mencapai Rp 61,4 triliun pada 2025, naik 58,4% yoy.


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatatkan pertumbuhan kuat pada segmen komersial sepanjang 2025, seiring implementasi transformasi bisnis melalui inisiatif BRIvolution Reignite.

Kredit segmen komersial BRI mencapai Rp 61,4 triliun pada 2025, meningkat Rp 22,6 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Secara tahunan, pertumbuhan kredit ini melesat 58,4% (year on year/yoy), jauh melampaui tren dalam lima tahun terakhir.

Secara historis, kinerja segmen ini menunjukkan tren akseleratif. Nilai kredit komersial meningkat dari Rp 20,8 triliun pada 2021 menjadi Rp 38,7 triliun pada 2024, sebelum melonjak signifikan pada 2025. Dalam periode tersebut, portofolio kredit meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan posisi 2021.

Dari sisi pangsa pasar, segmen komersial BRI juga mengalami peningkatan konsisten, dari 2,1% pada 2021 menjadi 5,2% pada 2025. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas strategi ekspansi berbasis ekosistem yang dijalankan perseroan.

Baca Juga: Pembiayaan Emas Bank Mega Syariah Melonjak 756% pada Kuartal I-2026

Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y. S. mengatakan, pertumbuhan ini ditopang oleh penguatan value chain nasabah serta peningkatan transaksi dalam ekosistem bisnis.

“Segmen middle market memiliki peran penting dalam rantai pasok perekonomian nasional, sekaligus menjadi penghubung antara UMKM dan korporasi besar,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).

Kualitas kredit juga menunjukkan perbaikan. Rasio Loan at Risk (LaR) berhasil ditekan menjadi 7,6% pada 2025, turun dari level yang lebih tinggi pada tahun-tahun sebelumnya. Perbaikan ini ditopang oleh penguatan fundamental bisnis, termasuk peningkatan dana murah (CASA) dan dana pihak ketiga (DPK).

Dari sisi sektor, portofolio pembiayaan komersial BRI terdiversifikasi dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor berbasis APBN sebesar 20%. Selanjutnya disusul sektor energi (12%), konstruksi (11%), perdagangan (10%), pangan (10%), serta industri pengolahan (8%).

BRI juga terus memperkuat layanan bagi nasabah komersial melalui produk pembiayaan yang komprehensif, mulai dari kredit modal kerja hingga kredit investasi. Selain itu, perseroan mengandalkan platform digital seperti QLola by BRI untuk mendukung pengelolaan kas dan transaksi bisnis nasabah.

Baca Juga: Dorong Market Share, Perbankan Syariah Belum Berminat Tempuh Jalur Konsolidasi

Manajemen optimistis transformasi bisnis melalui BRIvolution Reignite akan terus mendorong pertumbuhan segmen komersial ke depan, seiring penguatan ekosistem bisnis dan peningkatan kebutuhan pembiayaan di sektor usaha menengah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×