CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   0,00   0,00%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Transformasi ke digital menjadi senjata perbankan pertahankan kinerja


Senin, 09 September 2019 / 05:50 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

Perseroan akan mulai melakukan diversifikasi bisnis dari pembiayaan pensiun berkembang ke segmen ritel dan UMKM. "Kami akan kembangkan produk yang berbasis digital,"ujar Januar Arifin, Sekretaris Perusahaan Bank Yudha Bhakti.

Haru Koesmahargyo, Direktur Keuangan BRI menjelaskan, proses digitalisasi yang dilakukan perseroan saat ini banyak untuk proses kredit terutama untuk segmen mikro.

Jika sebelumnya menggunakan paper based maka saat ini berubah memakai aplikasi di gawai. Alhasil waktu pemrosesan kredit yang semula butuh dua minggu jadi tinggal dua hari saja.

Baca Juga: Awas, fintech ilegal masih berkeliaran

Meski begitu, Haru melihat, efisiensi yang akan didapat BRI dari digitalisasi masih akan terbatas dalam jangka pendek. "Namun untuk jangka panjang, BRI menargetkan produktifitas pekerja akan dapat semakin meningkat," kata Haru.

BRI sebetulnya cukup efisien. Itu tercermin dari rasio BOPO perseroan per Juli yang tercatat di level 70,42%, turun dari 71,12% pada bulan sebelumnya.

Sampai akhir tahun, bank pelat merah ini akan jaga rasio BOPO di kisaran 67%-69%. Sementara NIM akan di jaga 7% dan net profit ditargetkan tumbuh sekitar 10%-12%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×