kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.014   51,00   0,28%
  • IDX 5.774   78,50   1,38%
  • KOMPAS100 749   13,86   1,89%
  • LQ45 569   11,92   2,14%
  • ISSI 200   1,33   0,67%
  • IDX30 322   6,75   2,14%
  • IDXHIDIV20 397   7,89   2,03%
  • IDX80 85   1,63   1,95%
  • IDXV30 108   1,54   1,45%
  • IDXQ30 104   1,82   1,78%

Tren suku bunga menurun, deposito BCA loyo di bulan Maret 2018


Rabu, 25 April 2018 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Bank Central Asia


Reporter: Yoliawan H | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pertumbuhan deposito hanya satu digit di awal tahun ini. Berdasarkan laporan keuangan bank, hingga bulan Maret 2018, deposito BCA hanya tumbuh 2,15% year on year (yoy) menjadi Rp 132,51 triliun.

Pertumbuhan tersebut kian loyo bila dibandingkan dengan bulan Februari 2018 yang tumbuh 4,69% yoy menjadi Rp 133,15 triliun.

Melihat kondisi tersebut, Corporate Secretary BCA, Jan Hendra menjelaskan, tren tersebut terjadi karena BCA menurunkan bunga deposito di semester II tahun 2017.

"Per kuartal I-2018, kenaikan deposito hanya sekitar 2,1% yoy, ada di bawah dana murah (CASA) sekitar 9% yoy. Hal ini sejalan dengan upaya menurunkan biaya pendanaan secara total," ujar Jan Hendra kepada Kontan.co.id, Rabu (25/4).

Menurutnya, sepanjang 2017, BCA telah menurunkan suku bunga deposito sebanyak 200 basis point (bps). Di tahun 2018, kecenderungan suku bunga deposito masih akan stabil.

"Semua kembali ke mekanisme pasar, bunga deposito kembali ke suku bunga sebelum kenaikan suku bunga acuan di Desember 2016 sebesar 4,25%. Tentunya kenaikan tidak akan setinggi seperti semester I-2017," jelas Jan Hendra.

BCA enggan mematok target di level tertentu. Yang pasti BCA akan mengikuti mekanisme pasar secara umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×