kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45700,06   2,33   0.33%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM 0.36%
  • RD.CAMPURAN 0.15%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.14%

Usai dibentuk sebagai BUMN Fund, Bandha Investasi akan gelar RUPS perdana


Kamis, 28 Juni 2018 / 15:23 WIB
Usai dibentuk sebagai BUMN Fund, Bandha Investasi akan gelar RUPS perdana
ILUSTRASI. BUMN Fund

Reporter: Umi Kulsum | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usai resmi dibentuk sebagai BUMN Fund (private equity fund) yang berlangsung Kamis (28/6), PT Bandha Investasi Indonesia sudah memiliki agenda ke depan. Terdekat, perusahaan akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) perdana.

Komisaris Bahana Kapital Investa Marciano H Herman mengatakan, dalam waktu dekat ini satu bulan atau dua bulan ke depan akan diadakan RUPS pertama yang akan membahas kelengkapan organisasi perusahaan. Mulai dari susunan komisaris, direksi, budget dan hal lainnya.


"Bandha Investasi ini merupakan perusahaan yang akan dikontrol oleh para pemegang saham," terang Marciano usai Konferensi Pers di Kementerian BUMN, Kamis (28/6).

Seperti diketahui, hari ini secara resmi perusahaan patungan bernama Bandha Investasi Indonesia bersama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero), PT Danareksa (Persero), PT Asuransi Jasa Raharja (Persero), PT Askrindo (Persero).

Selain itu juga terdapat PT Asuransi Jasindo (Persero), PT Asabri (Persero), Perum Jamkrindo, dan PT Taspen (Persero) melakukan penandatanganan pembentukan BUMN private investment fund.

Tak menutup kemungkinan, kata Marciano, jumlah pemegang saham akan bertambah sesuai kebutuhan pendanaan tidak melulu pada sektor dana pensiun maupun sektor asuransi.

"Siapapun bisa kami ajak, semua perusahaan yang memiliki dana berlebih tidak hanya dana pensiun atau asuransi saja untuk mendanai proyek yang besar," kata Marciano.

Adapun proyek yang akan menjadi target investasi perusahaan ialah proyek infrastruktur yang berkaitan dengan BUMN, afiliasi maupun anak perusahaan BUMN dan perusahaan baru yang berpotensi berkembang dalam ekosistem BUMN.




TERBARU

Close [X]
×