CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Utang luar negeri swasta lampaui pemerintah


Minggu, 04 Januari 2015 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. Manfaat kembang kol untuk kesehatan tubuh.


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Jumlah utang luar negeri (ULN) swasta yang melebihi utang pemerintah membuat Bank Indonesia (BI) mulai mengencangkan "ikat pinggang".

Melalui Peraturan BI dan Surat Edaran yang diterbitkan akhir tahuan 2014, bank sentral Indonesia tersebut melakukan pengetatan utang luar negeri dengan menyempurnakan ketentuan penerapan Prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan utang luar negeri korporasi nonbank.

"Bank Indonesia juga melihat bahwa utang luar negeri swasta tentang terhadap sejumlah risiko terutama risiko nilai tukar (currency risk), risiko likuiditas (liquidity risk), dan risiko beban utang yang berlebihan (overleverage risk)," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam siaran pers, Jakarta, Jumat (2/1).

Beberapa penyempurnaan peraturan tersebut terdiri dari penyesuaian cakupan komponen Aset dan Kewajiban Valas, kebahagiaan terhadap ketentuan pemenuhan kewajiban lindung nilai, dan penyesuaian terhadap ketentuan pemenuhan kewajiban peringkat utang.

Berdasarkan data pada Oktober 2014, jumlah ULN Swasta mencapai 161,3 milyar dollar AS atau 54,8 persen dari total ULN sebesar 294,5 miliar dollar AS. Menurut BI, risiko ULN tersebut semakin besar lantaran prospek perekonomian masih diliputi oleh berbagai ketidakpastian. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×