kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Utang luar negeri swasta naik lagi jadi US$145,6 M


Selasa, 17 Juni 2014 / 17:27 WIB
ILUSTRASI. Serial Represent, masuk dalam jajaran tontonan baru Netflix yang tayang hari ini (20/1), ceritanya angkat isu politik di Perancis.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Indonesia merilis utang luar negeri (ULN) Indonesia pada April 2014 tercatat sebesar US$ 276,6 miliar. Angka itu tumbuh 7,6% dibandingkan dengan April 2014.

Dari total ULN tersebut, sebesar US$ 131 miliar berasal dari ULN sektor publik. Sedangkan sisanya yang mencapai US$ 145,6 miliar merupakan ULN sektor swasta.

"Pada April 2014, terjadi perlambatan pertumbuhan ULN. Ini dipengaruhi pertumbuhan ULN sektor publik yang melambat," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/6).

Bank Indonesia merinci, ULN sektor publik tumbuh sebesar 2,2% secara tahunan atau year on year (yoy). Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 5,1% secara yoy.

Sementara itu, ULN sektor swasta tumbuh 13% secara yoy atau lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 12,2% secara yoy.

"Jika dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya, ULN April 2014 relatif tidak berubah. ULN sektor publik hanya tumbuh sebesar 0,3% secara bulanan, sementara ULN sektor swasta terkontraksi 0,2% secara bulanan," ujarnya.

Bank Indonesia memandang bahwa perkembangan ULN sampai April 2014 masih cukup sehat dalam menopang ketahanan sektor eksternal.

"Meskipun demikian, Bank Indonesia akan tetap memantau perkembangan ULN, khususnya ULN swasta, sehingga ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko stabilitas makroekonomi," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×