Reporter: Ade Priyatin | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) berhasil mencatatkan pertumbuhan kontribusi bruto sebesar 16% di sepanjang tahun 2025.
Presiden Direktur Zurich Syariah, Hilman Simanjuntak, menilai tantangan kinerja industri asuransi syariah pada tahun 2025 justru menjadi peluang bagi perusahaan untuk semakin adaptif dalam menghadirkan produk dan layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.
"Kami percaya tantangan pasar justru membuka peluang bagi Zurich Syariah yang konsisten menghadirkan solusi perlindungan yang sesuai kebutuhan," ungkapnya kepada Kontan pada Jumat, (23/1/2026).
Baca Juga: Zurich Syariah Nilai Peluang Pertumbuhan Asuransi Syariah Masih Besar pada 2026
Memasuki tahun 2026, Hilman mengatakan kalau Zurich Syariah akan terus menargetkan perluasan jangkauan perlindungan kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Kendati tidak menyebutkan proyeksi nilai pertumbuhan yang ingin dicapai, Hilman menegaskan bahwa perusahaan akan fokus pada pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. "Fokus pada pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan," katanya.
Untuk mencapai target tersebut, Hilman juga mengungkapkan bahwa Zurich Syariah akan menyiapkan sejumlah strAtegi utama.
Baca Juga: Zurich Syariah Nilai Masih Minimnya Literasi Jadi Tantangan Menggarap Asuransi Umrah
Salah satu strategi yang akan mereka lakukan adalah dengan memperkuat kolaborasi ekosistem syariah lintas industri untuk menghadirkan produk yang relevan dan mudah dijangkau masyarakat.
Di sisi lain, Zurich Syariah juga berkomitmen akan terus mendorong edukasi keuangan syariah serta meningkatkan layanan perlindungan kepada masyarakat.
Selanjutnya: Kekhawatiran Fiskal Hingga Isu Independensi BI Tekan SBN, Yield Bertahan Tinggi
Menarik Dibaca: 5 Manfaat Rutin Minum Kopi Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













