kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.580
  • EMAS590.870 -0,68%

Kemkop UKM jamin data penguna aplikasi Lamikro tak bocor

Rabu, 09 Mei 2018 / 19:33 WIB

Kemkop UKM jamin data penguna aplikasi Lamikro tak bocor
ILUSTRASI. Forum diskusi Aplikasi Lamikro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Koperasi dan UKM (Kemkop UKM) meyakini data UKM pengguna aplikasi Laporan Akuntansi Usaha Mikro (Lamikro) tidak akan bocor. Kode keamanan pembuka aplikasi dibuat dengan tingkat kemanan yang tinggi sehingga kekhawatiran dibobol pihak lain dijamin tidak akan terjadi.

“Kami akan berusaha bagaimana supaya aman. Ini laporan keuangan yang butuh prudential, penuh kehati-hatian. Sengaja kami persulit,“ kata Kepala Bidang Lembaga Kewirausahaan Anang Rachman Kemkop UKM dalam keterangan tertulis, Rabu (9/5).

Lamikro merupakan aplikasi pembukuan akuntansi sederhana untuk usaha mikro yang bisa digunakan melalui smartphone dengan sistem operasi Android. Pertama kali Lamikro diluncurkan pada Oktober 2017.

Aplikasi tersebut dibuat dengan berbagai kemudahan dan fleksibilitas untuk digunakan pelaku usaha mikro. Hingga saat ini, sudah 3.259 UKM pengguna Lamikro. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan sosialisasi dan pelatihan yang bakal intens dilakukan.

“Kenapa harus online? Sistem kami buat sangat rendah untuk handphone android. Apabila offline berapa banyak data yang harus disimpan, itu akan jadi kendala,” ujar Anang.

Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Tia Adityasih menilai, aplikasi Lamikro sebagai sebuah solusi bagi UKM yang selama ini pelaporan keuangannya masih konvensional. Lantaran, Lamikro bisa memberikan kemudahan bagi UKM dalam melakukan pelaporan keuangan yang transaksinya bersifat cash.

“Bahwa transaksi apapun harus segera dicatat. Dengan adanya aplikasi ini lebih memudahkan, tapi saya melihat ini adalah betul-betul untuk usaha mikro yang di mana transaski bersifat cash jual-beli,” tuturnya.

Tia mengatakan aplikasi Lamikro sudah memenuhi standar akuntansi yang bisa mendorong pelaku usaha mikro bankable. Ke depan dia berharap, apabila UKM pengguna Lamikro tidak lagi menggunakan sistem transaksi cash bisa menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (EMKM).

“Kalau sudah ke situ sentuhan standar akuntansi itu harus nyata, sehingga laporan keuangan yang sederhana bisa masuk standar,” katanya.

Mengembangkan bisnis dengan menggunakan aplikasi laporan keuangan akuntansi sudah sangat diharuskan, tujuannya agar para pengguna dalam hal ini para penggerak UKM mikro seluruh Indonesia dapat memonitoring aktfitas keuangan UKM mereka.


Reporter: Maizal Walfajri
Editor: Dupla Kartini

USAHA IKM

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0011 || diagnostic_api_kanan = 0.0690 || diagnostic_web = 0.2957

Close [X]
×