KEUANGAN
Berita
Suku bunga LPS untuk semua deposito

BUNGA LPS

Suku bunga LPS untuk semua deposito


Telah dibaca sebanyak 2990 kali
Suku bunga LPS untuk semua deposito

JAKARTA. Suku bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) turun. Tapi, keinginan Bank Indonesia (BI) agar LPS rate menjadi patokan suku bunga di industri perbankan tak terwujud.

Menurut BI, ketidakjelasan bunga LPS mengakibatkan bunga deposito sebulan sama besarnya dengan tenor satu tahun. Alhasil, masyarakat lebih memilih menempatkan dana mereka di deposito jangka pendek.

Ini mengakibatkan mismatch pendanaan perbankan tidak pernah terselesaikan. Ketidakcocokan ini terjadi ketika sumber dana bank bersifat jangka pendek sementara bank harus menyalurkan kredit berjangka panjang. Bank juga menanggung beban besar karena bunga tinggi dan biaya akuisisi nasabah saat deposito jatuh tempo.

Saat ini LPS rate berlaku untuk semua jangka waktu simpanan. Penentuan bunga adalah kondisi likuiditas bank dan bunga dana pihak ketiga (DPK). "Kalau nasabah tenang tentu perbankan stabil," ujar Sekertaris Perusahaan LPS Samsu Adi Nugroho, Selasa (13/3).

Anggota Dewan Komisioner LPS, Mirza Adityaswara menegaskan, tingkat bunga bank masih ditentukan kondisi makro ekonomi dan persaingan mencari dana. "Tapi, LPS rate hanya berlaku jika suatu bank ditutup," tukasnya.

Berdasarkan data LPS, akhir Januari lalu, total DPK perbankan Rp 2.812,39 triliun. Jumlah rekening yang tidak dijamin LPS 0,14% dari total, atau 110,99 juta rekening.

Direktur Ritel Banking Bank Mega, Kostaman Thayib mengatakan, LPS rate merupakan salah satu penentu bunga deposito. Tidak adanya patokan jelas LPS rate membuat nasabah tidak meminati deposito jangka panjang.

"Untuk mendapatkan dana, bank tentu akan bernegosiasi dengan nasabah, dan sebagian beban tersebut kami bebankan pada nasabah kredit sebagai komponen perhitungan kredit," ujar dia.

Telah dibaca sebanyak 2990 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..