kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

AAJI: Tidak semua produk saving plan bermasalah


Rabu, 28 April 2021 / 21:13 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di depan logo sejumlah perusahaan asuransi umum di kantor Aosiasi Asuransi Umum Indonesia Jakarta,


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebut ada 22 perusahaan asuransi jiwa yang menyediakan produk saving plan. Namun tidak semua produk yang menjanjikan garansi investasi itu bermasalah seperti Jiwasraya.

"Tidak semuanya bermasalah. Yang bermasalah hanya segelintir atau oknum saja. Sedangkan yang lain cukup hati - hati," kata Ketua AAJI Budi Tampubolon, Rabu (28/4).

Sebenarnya, tidak ada yang bermasalah dari produk tersebut. Yang bermasalah, jika perusahaan mengelola atau mendesain produk dibuat terlalu agresif.

Menurut Budi, kasus Jiwasraya menjadi pelajaran berharga dan mahal bagi industri asuransi jiwa. Sejak kejadian tersebut, tingkat kehatian - hatian perusahaan asuransi terus meningkat.

Baca Juga: Atur Investasi Unitlink, OJK Batasi Investasi Asuransi Unitlink di Grup Terafiliasi

Bahkan, peraturan juga semakin baik dalam beberapa tahun belakangan seperti standar akutansi laporan keuangan.

"Apa yang sudah terjadi di Jiwasraya sudah lama dan kami mengapresiasi insan Jiwasraya, Komisaris, pemegang saham dan regulator," terangnya.

Guna mengantisipasi kasus Jiwasraya terulang, OJK telah mengeluarkan surat perintah (SP) agar setiap perusahaan menaati ketentuan regulator. Ke depan, permasalahan asuransi akan lebih cepat ditindaklanjuti.

"Kalau ada masalah kronis cepat diputus untuk diapakan. Dengan begitu, rasanya kami menatap industri asuransi jiwa semakin positif dan optimistis," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×