kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Ada relaksasi pembiayaan, jumlah penarikan kendaraan oleh multifinance menurun


Senin, 23 Agustus 2021 / 15:01 WIB
ILUSTRASI. Calon peserta lelang didampingi tenaga marketing melihat langsung unit motor yang akan dilelang sebelum pelaksanaan pelelangan di Pasar Lelang Motor Universal Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (13/8/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc.


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

“Unit-unit yg sudah ditarik tersebut selalu dilelang untuk menjaga proses yang memenuhi compliance dan transparansi,” ujar Direktur Utama MUF Stanley Setia Atmadja.

Menanggapi hal itu, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menyebut bahwa sebenarnya pemain multifinance enggan melakukan penarikan unit kendaraan. Mereka lebih baik meminta nasabah mengajukan penundaan bayar atau restrukturisasi kredit. 

“Sebenarnya, kami itu ingin restrukturisasi atau penjadwalan ulang untuk penundaan bayar. Bayar berapapun yang penting kami dapet,” ungkap Ketua APPI Suwandi Wiratno. 

Biasanya, sebelum melakukan penarikan, perusahaan terlebih dahulu memberikan beberapa kali surat peringatan kepada nasabah. Jika terpaksa kendaraan harus ditarik, perusahaan berupaya melakukannya sesuai prosedur yang berlaku.

Selanjutnya: Genjot pembiayaan, Adira Finance kembali gelar Adira Virtual Expo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×