kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.747   40,00   0,24%
  • IDX 8.728   81,44   0,94%
  • KOMPAS100 1.203   9,90   0,83%
  • LQ45 851   4,28   0,51%
  • ISSI 314   5,35   1,73%
  • IDX30 438   0,50   0,11%
  • IDXHIDIV20 511   1,20   0,24%
  • IDX80 134   1,06   0,80%
  • IDXV30 140   0,82   0,59%
  • IDXQ30 141   0,37   0,26%

Adira Finance (ADMF) Optimistis Pembiayaan Modal Kerja Membaik pada 2026


Jumat, 02 Januari 2026 / 12:54 WIB
Adira Finance (ADMF) Optimistis Pembiayaan Modal Kerja Membaik pada 2026
ILUSTRASI. Kredit kendaraan Danamon - Adira Finance (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) optimistis kinerja pembiayaan, termasuk segmen modal kerja, akan membaik pada 2026. Ini seiring prospek ekonomi yang dinilai lebih kondusif dan meningkatnya aktivitas usaha.

Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan, perusahaan akan menjaga pertumbuhan portofolio pembiayaan secara sehat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kualitas aset. Langkah tersebut dilakukan agar pertumbuhan yang dicapai dapat berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pembiayaan secara keseluruhan dengan mendukung berbagai kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha," kata Gani kepada Kontan, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga: Tarik SAL Rp 75 Triliun dari Bank Pelat Merah, Begini Penjelasan Menkeu Purbaya

Pembiayaan tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari investasi, modal usaha, multiguna, hingga sektor produktif lainnya. Dengan pendekatan menyeluruh tersebut, perusahaan berharap dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan industri multifinance sekaligus perekonomian nasional ke depan.

Sebagai gambaran, hingga kuartal November 2025, penyaluran pembiayaan modal kerja Adira Finance tercatat meningkat menjadi Rp 3 triliun. Pembiayaan modal kerja berkontribusi sekitar 8% terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan.

"Adira Finance berharap dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan industri multifinance dan perekonomian nasional," jelasnya.

Di sisi industri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan modal kerja industri multifinance per Oktober 2025 tumbuh 9,28% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 53,19 triliun, atau setara 10,53% dari total piutang pembiayaan industri multifinance.

Selanjutnya: Siang Ini, Rupiah Melemah ke Rp 16.726 per Dolar AS

Menarik Dibaca: Lanjut Ngacir, Story (IP) Bertahan di Puncak Kripto Top Gainers 24 Jam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×