kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Adira Finance Soroti Tantangan yang Menyelimuti Multifinance hingga Akhir 2025


Jumat, 11 Juli 2025 / 07:14 WIB
Adira Finance Soroti Tantangan yang Menyelimuti Multifinance hingga Akhir 2025
ILUSTRASI. Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menyampaikan bahwa industri multifinance masih akan menghadapi sejumlah tantangan hingga akhir tahun 2025.

Chief Financial Officer (CFO) Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan, tantangan utama berasal dari ketidakpastian ekonomi global serta suku bunga yang masih berada di level tinggi.

Baca Juga: Adira Finance Terbitkan Obligasi dan Sukuk, Begini Rinciannya

"Ditambah lagi dengan adanya tekanan terhadap daya beli masyarakat. Hal-hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi industri multifinance," ungkap Gani kepada Kontan.co.id, Kamis (10/7).

Meski demikian, Gani tetap optimistis bahwa peluang pertumbuhan masih terbuka lebar, khususnya di wilayah luar Jawa yang tingkat penetrasi pembiayaannya masih tergolong rendah.

Dalam menyikapi peluang tersebut, Adira Finance terus memperkuat jaringan distribusi dan berinovasi melalui pengembangan layanan digital.

Upaya ini dilakukan untuk menjangkau konsumen secara lebih efisien dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Gani juga melihat tren kendaraan listrik (EV) sebagai motor baru pertumbuhan industri otomotif, terutama dengan dukungan insentif dari pemerintah.

Hal ini membuka peluang strategis bagi Adira Finance untuk mengembangkan portofolio pembiayaan di segmen kendaraan listrik ke depan.

Adira Finance menargetkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan baru di kisaran low single digit hingga akhir 2025.

Baca Juga: Adira Finance Catat Kredit Bermasalah Stabil di Level 2,3% per Juni 2025

Adapun hingga kuartal I-2025, total piutang pembiayaan yang dikelola perusahaan mencapai sekitar Rp 55 triliun.

Sebagai perbandingan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total piutang pembiayaan industri multifinance sebesar Rp 504,58 triliun per Mei 2025, atau tumbuh 2,83% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×