kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45993,66   2,07   0.21%
  • EMAS1.132.000 -0,26%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Adu Kuat Permodalan Bank Digital di Tanah Air


Minggu, 23 April 2023 / 13:43 WIB
 Adu Kuat Permodalan Bank Digital di Tanah Air
ILUSTRASI. Dok. BCA Digital.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tiga pemain baru akan hadir meramaikan persaingan bank digital di Tanah Air, yakni SuperBank yang merupakan transformasi dari Bank Fama, Bank Mayora, dan Bank Jasa Jakarta. Mereka akan hadir menjalankan operasional dengan menawarkan produk dan layanan melalui platform digital

SuperBank bakal menyasar para pelaku UMKM ada didukung oleh Emtek Group, Grab, dan Singtel. Bank Mayora dimiliki oleh BNI dan juga diarahkan untuk mengoptimalkan pasar UMKM. Sedangkan Bank Jasa Jakarta yang miliki oleh Astra Group bersama WeLab.

Direktur Keuangan SuperBank Melisa Hendrawati menyatakan akan fokus melanjutkan transformasi menjadi bank digital dengan mengembangkan produk dan layanan untuk penuhi kebutuhan sehari-hari nasabah. "Kita pelajari pinpoint di market, apa yang jadi kendala di pengguna, dan use case di user, driver, passenger, serta merchant. Juga apa yang belum dijamah oleh bank selama ini dan itu akan dibantu Grab dan EMTK sehingga produk kita tidak akan sama dengan yang sudah ada di pasar,” kata Melisa, Rabu (5/4). 

Sementara sebelumnya sudah ada beberapa bank yang sudah menyatakan diri sebagai bank digital. Diantaranya Bank Jago, Bank BCA Digital (Blu), Allo Bank, Bank SeaBank Indoensia, Bank Neo Commerce (BNC), Bank Raya, dan Bank Aladin Syariah.

Selain kekuatan ekosistem, kunci dari keberhasilan bank digital tentu dari sisi kekuatan modal. Lalu siapakan dari bank-bank digital ini yang paling kuat permodalannya? 

Berdasarkan laporan keuangan terkahir masing-masing bank, Bank Jago tercatat memiliki permodalan paling kuat dengan modal inti Rp 7,28 triliun per Desember 2022, lalu disusul Allo Bank sebesar Rp 6,33 triliun, dan Bank Jasa Jakrta Rp 6 triliun. 

Berikut besaran jumlah modal inti dan aset bank digital: 

1. Bank Jago (Desember 2022)
Modal Inti: Rp 7,280 triliun
Aset :  Rp 16,965 triliun.

2. Allo Bank Indonesia (Desember 2022)
Modal Inti : Rp 6,330 triliun
Aset : Rp 11,058 triliun

3. Bank Jasa Jakarta  (Desember 2022)
Modal Inti : Rp 6,006 triliun
Aset : Rp 11,046 triliun

4. BCA Digital (Maret 2023)
Modal Inti : Rp 3,949 triliun
Aset : Rp 11,643 triliun

5. BNC (Desember 2022)
Modal Inti : Rp 3,557 triliun 
Aset : Rp 19,694 triliun

6. SuperBank (Desember 2022) 
Modal Inti : Rp 3,415 triliun
Aset : Rp 3,995 triliun

7. SeaBank (September 2022)
Modal Inti : Rp 3,219 triliun
Aset : Rp 32,623 triliun per Februari 2023

8. Bank Raya (Maret 2023)
Modal Inti : Rp 3,130 triliun
Aset : Rp 12,643 triliun

9. Bank Aladin (Desember 2022)
Modal Inti: Ro 3,117 triliun
Aset : Rp 4,733 triliun

10. Mayora (Desember 2022)
Modal Inti: Rp 1,234 triliun
Aset : Rp 9,149 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM) Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×