kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AJS Bumiputera targetkan premi Rp 400 miliar


Senin, 16 Januari 2017 / 21:15 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Perusahaan hasil spin off Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJB Bumiputera) yakni PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera (AJSB) resmi beroperasi. AJSB merupakan bagian proses restrukturisasi perusahaan asuransi jiwa berbentuk mutual tersebut.

Direktur Utama AJSB Hadry Harahap mengatakan, lewat langkah spin off ini diharapkan kini bisa lebih leluasa melakukan penetrasi bisnis. "Tahun ini kami targetkan premi sebesar Rp 400 miliar," kata dia, Senin (16/1).

Optimisme ini menurut dia didukung dengan langkah tes pasar yang dilakukan sejak bulan Desember 2016 lalu. Dalam waktu sekitar satu bulan pihaknya bisa menjual sekira 4.900 polis.

AJSB memiliki modal disetor sebesar Rp 100 miliar. Namun bila diperlukan untuk mengimbangi pengembangan bisnis, maka tambahan modal baru bisa saja dilakukan.

Dari sisi pemasaran, ia menambahkan kanal agensi untuk menjadi tulang punggung perusahaannya dalam berbisnis. Untuk itu, penambahan jumlah tenaga agensi juga masuk ke dalam salah satu agenda AJSB. "Jumlah agen ditargetkan mencapai 6.000 orang dari saat ini 2.600 orang agen," ungkapnya.

Sementara untuk produk yang dijual AJSB, Hadry mengakui untuk saat ini pihaknya masih banyak mengandalkan produk lama dari unit usaha syariah (UUS) AJBB. Tentunya dengan sejumlah modifikasi disesuaikan dengan skema AJSB saat ini. Meski begitu, toh produk-produk baru juga turut disiapkan. Di antaranya adalah produk unit link yang saat ini dinilai sebagai produk favorit di segmen asuransi jiwa syariah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×