kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Akhir 2015, bank kantongi laba Rp 104,6 triliun


Selasa, 23 Februari 2016 / 09:46 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Perbankan harus berlapang dada menghadapi penyusutan laba untuk kinerja tahun 2015 karena perlambatan ekonomi. Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perbankan mencatat penyusutan laba 7,14% menjadi Rp 104,62 triliun per Desember 2015 dibandingkan posisi Rp 112,16 triliun per Desember 2014.

Laba yang susut ini karena kenaikan beban bunga sebesar 15,35% menjadi Rp 338,25 triliun per Desember 2015 dibandingkan posisi Rp 293,84 triliun per Desember 2014.

Misalnya, beban bunga dari deposito naik 10% menjadi Rp 149,94 triliun, kemudian beban bunga kepada bank lain naik 8% menjadi Rp 5,02 triliun.

Selain itu, penyebab penurunan laba adalah pertumbuhan pendapatan bunga lebih rendah dibandingkan beban bunga. Pendapatan bunga tercatat tumbuh 13,73% menjadi Rp 646,61 triliun per Desember 2015 dibandingkan posisi Rp 568,01 triliun per Desember 2015.

Alhasil, pendapatan bunga bersih tercatat tumbuh 12,40% menjadi Rp 308,35 triliun per Desember 2015 dibandingkan posisi Rp 274,17 triliun per Desember 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×