kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Aksi Korporasi Perbankan Diproyeksi Bakal Ramai Jelang Akhir Tahun


Rabu, 15 November 2023 / 05:25 WIB
Aksi Korporasi Perbankan Diproyeksi Bakal Ramai Jelang Akhir Tahun
ILUSTRASI. Seorang wanita melintas di pintu masuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Senin (23/10). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Corporate Secretary BTN Ramon Armando tak membenarkan maupun menampik informasi tersebut.  Ia hanya mengungkapkan salah satu opsi dalam langkah spin off tersebut adalah melakukan akuisisi bank syariah yang sudah ada.

“Perseroan sedang melakukan penjajakan dengan beberapa bank syariah yang ada dan terus berkomunikasi untuk mendapatkan penawaran terbaik,” ujar Ramon dalam keterbukaan informasi (13/11).

Selain itu, ada pula opsi lain dalam melakukan spin off adalah mendirikan perusahaan baru atau meminta lisensi baru untuk BUS. Hanya saja, pihaknya masih mengkaji opsi yang paling efisien, mudah dan cepat dilaksanakan.

Ia menjelaskan unit usaha syariah BTN nantinya menjadi sebuah entitas yang mandiri sebagai anak perusahaan di mana proses ini akan melibatkan pemisahan aset, manajemen, dan operasional UUS, sehingga entitas baru ini akan beroperasi secara terpisah dan fokus secara eksklusif pada prinsip-prinsip perbankan syariah. 

Dengan strategi ini, Ramon bilang tujuan perseroan agar dapat mengoptimalkan layanan perbankan syariahnya sehingga lebih efektif memenuhi kebutuhan pelanggan yang mencari produk dan layanan perbankan syariah.

“Aksi korporasi dimaksud akan kami publikasikan setelah ada persetujuan dari regulator.” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×