kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.917.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.802   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.951   -41,17   -0,46%
  • KOMPAS100 1.235   -4,75   -0,38%
  • LQ45 874   -1,52   -0,17%
  • ISSI 329   -0,59   -0,18%
  • IDX30 449   0,67   0,15%
  • IDXHIDIV20 532   3,66   0,69%
  • IDX80 137   -0,49   -0,35%
  • IDXV30 148   1,36   0,93%
  • IDXQ30 144   0,72   0,50%

Akulaku Finance Beberkan Tantangan yang Dapat Pengaruhi Kinerja Paylater pada 2026


Senin, 26 Januari 2026 / 08:53 WIB
Akulaku Finance Beberkan Tantangan yang Dapat Pengaruhi Kinerja Paylater pada 2026
ILUSTRASI. Akulaku Finance proyeksikan laba 2026 tetap tumbuh dobel digit.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Akulaku Finance Indonesia membeberkan sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi kinerja pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater pada 2026. 

Direktur Keuangan Akulaku Finance Aan Setiawandi mengatakan salah satu tantangannya adalah situasi makro yang masih challenging yang bisa berdampak terhadap kegiatan ekonomi. Ujungnya bisa berdampak juga terhadap daya beli konsumen. 

"Selain itu, kompetisi juga makin ketat di segmen paylater," ungkapnya kepada Kontan, Minggu (25/1/2026).

Baca Juga: OJK Perketat Penindakan Judi Online, Ribuan Rekening Diblokir

Meski masih terdapat tantangan, Aan memproyeksikan bisnis paylater masih sangat menarik pada 2026, karena potensi market sangat besar. Selain itu, dia berpendapat tingkat margin paylater lebih atraktif dibandingkan pembiayaan konvensional. 

"Adaptasi teknologi dan model akuisisi kredit, termasuk penggunaan utilisasi data pihak ketiga, juga membantu pertumbuhan industri BNPL lebih cepat," ujarnya.

Terkait kinerja, Akulaku Finance mengeklaim perolehan laba pada 2025 bertumbuh, jika dibandingkan pencapaian pada 2024. Sayangnya, tak disebutkan nilai dari laba yang dibukukan pada 2025. Berdasarkan laporan keuangan, Akulaku Finance mencatatkan laba sebesar Rp 63,73 miliar pada 2024.

Aan hanya menerangkan pertumbuhan laba pada 2025 ditopang kinerja pembiayaan yang naik dobel digit, serta terjaganya kualitas aset pembiayaan. Selain itu, ditopang juga perbaikan dari sisi biaya dana atau Cost of Fund (CoF).

Untuk 2026, Aan memproyeksikan pencapaian laba ditargetkan tetap bertumbuh, seiring pertumbuhan bisnis perusahaan. Untuk mencapai target laba pada 2026, dia bilang selain menumbuhkembangkan bisnis pembiayaan, Akulaku Finance juga terus melakukan diversifikasi sumber pendanaan untuk mendapatkan CoF yang kompetitif.

"Ditambah, menjaga aset pembiayaan untuk memaksimalkan pendapatan operasional," kata Aan.

Baca Juga: Pertumbuhan Kredit Investasi Moncer, Jadi Penopang Industri Perbankan 2025

Sebagai informasi mengenai kinerja paylater multifinance, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan sebesar Rp 11,24 triliun per November 2025. Nilainya tumbuh 68,61% secara Year on Year (YoY). 

Selanjutnya: Harga Minyak Dunia Terus Naik Senin (26/1) Pagi: Brent ke US$66 dan WTI ke US$61,21

Menarik Dibaca: IHSG Masih Rawan Koreksi, Berikut Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Senin (26/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×