kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ambil tema digital, BCA gelar Indonesia Knowledge Forum VII


Selasa, 09 Oktober 2018 / 17:16 WIB
ILUSTRASI. Ambil tema digital BCA gelar IKF VII selama dua hari


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggelar Indonesia Knowledge Forum (IKF) VII untuk berbagi pengetahuan dan inspirasi bagi dunia usaha dan masyarakat di Indonesia. Perhelatan ini antara lain mengambil tema “Fostering Innovation and Creating Value Through Digital Transformation". 

Indonesia Knowledge Forum VII kali ini juga menghadirkan sejumlah pembicara profesional untuk berbagi ilmu, pengalaman serta inspirasi dalam membangun inovasi dan memperkuat nilai transformasi digital.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, gelaran tahunan ini dirancang untuk memfasilitasi pelaku usaha yang membutuhkan pengetahuan untuk diterapkan dalam organisasinya, karena forum ini juga dilengkapi dengan serangkaian expo dan exhibition yang diikuti oleh exhibitor penyedia pengetahuan dan teknologi.

Acara yang diselenggarakan selama dua hari yakni tanggal 9 Oktober hingga 10 Oktober 2018, menyediakan setidaknya 20 pembicara dari beragam industri untuk berbagi ilmu tentang inovasi di era digital.

Jahja menuturkan, teknologi digital memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi sebuah negara, termasuk Indonesia. "Oleh sebab itu, perusahaan-perusahaan di Indonesia wajib mampu beradaptasi dengan transformasi digital untuk efisiensi kerja sumber daya manusia sekaligus meningkatkan potensi inovasi guna memenuhi kebutuhan konsumennya yang kian hari semakin masif," ujarnya, Selasa (9/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×