kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.012   21,00   0,12%
  • IDX 7.098   1,19   0,02%
  • KOMPAS100 980   2,95   0,30%
  • LQ45 720   1,06   0,15%
  • ISSI 252   2,58   1,03%
  • IDX30 389   -1,52   -0,39%
  • IDXHIDIV20 491   1,57   0,32%
  • IDX80 111   0,55   0,50%
  • IDXV30 136   1,80   1,34%
  • IDXQ30 127   -0,54   -0,42%

AMVESINDO Sambut Baik Percepatan Reformasi IKNB OJK, Ini Alasannya


Rabu, 21 September 2022 / 06:25 WIB
AMVESINDO Sambut Baik Percepatan Reformasi IKNB OJK, Ini Alasannya


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Modal Ventura untuk Start-up Indonesia (AMVESINDO) merespon baik rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempercepat reformasi Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Nantinya, pengawasan berbasis aturan (rule based) akan menjadi pengawasan berbasis prinsip usaha (principle based) yang dipadukan dengan pengawasan berbasis risiko (risk based) dan memanfaatkan teknologi (supervision technology).

AMVESINDO memandang reformasi IKNB akan berdampak positif pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang mencapai US$ 70 miliar pada tahun 2021 dan diprediksi akan terus meningkat.

Baca Juga: Komisioner OJK Baru Diyakini Bisa Bawa Perubahan Lewat Reformasi Struktural

Ketua Umum AMVESINDO Eddi Danusaputro menerangkan, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi digital, Perusahaan Modal Ventura (PMV) turut mendorong terbentuknya pertumbuhan ekosistem startups melalui pendanaan sektor teknologi dan konvensional, yang mencatatkan peningkatan total asset industri modal ventura setiap tahunnya.

Sebagai informasi, PMV yang terdiri dari kategori yaitu PMV, perusahaan modal ventura daerah (PMVD), perusahaan modal ventura syariah (PMVS) dan Venture Capital (VC-Tech) menjadi bagian dari total asset industri modal ventura sebesar Rp 23,73 Triliun pada Juli 2022.

"Karena itu AMVESINDO berpendapat reformasi IKNB dapat membawa dampak positif bagi ekosistem ekonomi digital, terutama perkembangan usaha rintisan sektor teknologi finansial,” tutur Eddi dalam keterangan resminya, Selasa (20/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×