kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

CNAF Tawarkan Sukuk Wakalah Tahap IV 2026, Targetkan Dana Rp 900 Miliar


Rabu, 11 Februari 2026 / 20:45 WIB
CNAF Tawarkan Sukuk Wakalah Tahap IV 2026, Targetkan Dana Rp 900 Miliar
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menawarkan Penawaran Umum Sukuk Wakalah bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026 dengan target dana modal investasi sebesar Rp 900 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/2/2026) sukuk ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan dengan target dana keseluruhan sebesar Rp 5 triliun. Pada tahap IV ini, sukuk diterbitkan dalam dua seri.

Seri A ditawarkan dengan jumlah dana sebesar Rp 800 miliar dengan imbal hasil wakalah sebesar 4,90% per tahun dan jangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi. Sementara itu, Seri B memiliki nilai Rp 100 miliar dengan imbal hasil wakalah sebesar 5,45% per tahun dan tenor tiga tahun.

Pembayaran imbal hasil dilakukan setiap tiga bulan. Adapun pembayaran imbal hasil pertama dijadwalkan pada 5 Juni 2026. Sementara tanggal jatuh tempo masing-masing seri jatuh pada 5 Maret 2029.

Baca Juga: Sejumlah Tantangan yang Menerpa Industri pada 2025 Turut Menekan Laba CNAF

CNAF menyampaikan, seluruh dana hasil penawaran umum setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan sebagai penyertaan modal kerja untuk kegiatan pembiayaan syariah. 

Pembiayaan tersebut meliputi kendaraan roda empat, properti, kendaraan roda dua, serta jasa penyelenggaraan haji dan umrah dengan menggunakan akad yang sesuai prinsip syariah, seperti murabahah dan ijarah muntahiya bittamlik.

Dalam hal dana hasil penawaran umum tidak mencukupi, perusahaan akan menggunakan alternatif sumber pendanaan lain yang berasal dari kas internal maupun sumber pembiayaan lainnya. Sementara apabila dana belum seluruhnya digunakan, perusahaan akan menempatkan dana tersebut secara sementara dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan likuiditas.

Baca Juga: CNAF Siapkan Dana Pelunasan untuk Dua Seri Sukuk yang Jatuh Tempo Awal 2026

Berikut jadwal penawaran obligasi SANF: 

  • Masa penawaran umum: 25 Februari - 2 Maret 2026
  • Tanggal penjatahan: 3 Maret 2026
  • Tanggal pengembalian uang pemesanan: 5 Maret 2026
  • Tanggal distribusi obligasi secara elektronik: 5 Maret 2026
  • Tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia: 6 Maret 2026

Baca Juga: CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Bidik Pembiayaan Baru Rp 9,6 Triliun pada 2026

Selanjutnya: Singgung 'Besi Banci', Pengusaha Baja Minta Dukungan & Proteksi dari Pemerintah

Menarik Dibaca: Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×