kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.590.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.948   9,00   0,05%
  • IDX 6.318   19,85   0,32%
  • KOMPAS100 822   2,87   0,35%
  • LQ45 626   2,44   0,39%
  • ISSI 219   0,54   0,25%
  • IDX30 347   1,34   0,39%
  • IDXHIDIV20 431   1,90   0,44%
  • IDX80 94   0,35   0,38%
  • IDXV30 118   0,49   0,42%
  • IDXQ30 111   0,55   0,50%

OJK Proyeksi Piutang Pembiayaan Multifinance Tumbuh 6%-8%, Ini Kata ACC


Rabu, 11 Februari 2026 / 20:52 WIB
OJK Proyeksi Piutang Pembiayaan Multifinance Tumbuh 6%-8%, Ini Kata ACC
ILUSTRASI. Petugas Astra Credit Companies Melayani Nasabahnya (KONTAN/Carolus Agus Waluyo). OJK memproyeksikan piutang pembiayaan industri multifinance bisa tumbuh sebesar 6%-8% secara tahunan atau Year on Year (YoY) pada 2026.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan piutang pembiayaan industri multifinance bisa tumbuh sebesar 6%-8% secara tahunan atau Year on Year (YoY) pada 2026. 

PT Astra Sedaya Finance atau yang dikenal sebagai Astra Credit Companies (ACC) memandang proyeksi tersebut sebagai peluang atas potensi pertumbuhan pembiayaan.

Namun EVP Corporate Communication & Strategy ACC, Riadi Prasodjo menilai realisasinya akan sangat bergantung pada sejumlah faktor.

"Misalnya, kondisi makro ekonomi, daya beli masyarakat, serta dinamika sektor otomotif dan pembiayaan," katanya kepada Kontan, Rabu (11/2/2026).

Untuk mencapai proyeksi tersebut, Riadi menyampaikan perusahaan akan memaksimalkan beberapa peluang. Dia bilang peluangnya, yaitu diversifikasi produk pembiayaan, penguatan kerja sama dengan mitra dealer, serta optimalisasi pengembangan layanan dan produk. 

Meski ada peluang, Riadi mengatakan terdapat juga sejumlah tantangan yang bisa memengaruhi kinerja perusahaan pada 2026. Dia bilang tantangannya, yaitu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas portofolio di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Terkait kinerja, ACC membukukan piutang pembiayaan sebesar Rp 40 triliun pada 2025. Riadi menyampaikan nilainya tumbuh positif, dibandingkan realisasi 2024. 

Untuk 2026, Riadi menyebut ACC menargetkan piutang pembiayaan yang bertumbuh dibandingkan realisasi 2025. Dia bilang perusahaan akan menerapkan strategi yang berfokus pada pengembangan produk, layanan inovatif, dan penerapan manajemen risiko yang prudent.

Sebagai informasi, data OJK mencatat, piutang pembiayaan industri multifinance hanya tumbuh tipis sebesar 0,61% secara YoY, dengan nilai mencapai Rp 506,5 triliun pada akhir 2025. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×